by

Hujan Lebat, Bencana Longsor Landa Kabupaten Kendal

KENDAL , BrataPos.com – Hujan lebat yang terjadi di Wilayah Kabupaten Kendal Jawa Tengah, sejak hari Rabu hingga Kamis pagi (19-20/2/2020), telah mengakibatkan bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah kecamatan.

Lokasi jalan yang longsor.

Data yang berhasil dihimpun Bratapos, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Cipluk Desa Sidokumpul berupa tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya jalan utama desa dan di Dusun Kalibareng Desa Kalibareng Kecamatan Patean berupa tanah longsor dan tanah bergerak serta di Dusun Cening Lor Desa Cening Kecamatan Singorojo juga tanah longsor dan amblas.
Sementara itu, bencana banjir juga melanda Desa Banyu Urip RT. 02 RW. 03, Kecamatan Ngampel, akibat dari meluapnya Sungai Penut, namun tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga.

Untuk mengetahui kondisi real di lapangan, Jumat (21/2/2020), Bupati Kendal dr. Mirna Annisa yang didampingi oleh Wakil Bupati Masrur Masykur, Komandan Kodim Kendal Letkol Ginda Muhammad Ginanjar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal Ir. Sugiono serta Kepala OPD terkait, meninjau lokasi jalan yang longsor di Dusun Cipluk Desa Sidokumpul Kecamatan Patean.

Jalan yang merupakan akses utama dari Dusun Cipluk menuju Dusun Gamping, Desa Kalices dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Patean, pada Kamis (20/2/2020) sore, mengalami longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman 5 meter dan tidak bisa lagi dilalui.

Untuk membuka isolasi agar masyarakat dapat beraktivitas kembali, Bupati Kendal langsung memberikan perintah kepada Kepala DPUPR untuk membuat jalan darurat.
“ Hari Minggu kita targetkan pembuatan jalan alternatif bisa selesai dan hari Senin sudah bisa dilalui ”, tegas Mirna.

Merespon perintah Bupati Kendal, Kepala DPUPR Kendal Ir. Sugiono mengatakan bahwa hari ini (Jum’at-Red), akan menerjunkan alat-alat berat untuk membuat jalan darurat.
” Kita akan membuat jalan darurat selebar 6-8 meter dengan cara memotong jalur lain dari pertigaan yang terhubung di ujung lokasi longsor, untuk menghindari kondisi rawan longsor “, kata Sugiono.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA