by

Bantah Tudingan Usir Anggota Tani Mandiri HTR Lanal TBA Keberatan

Tanjung Balai, Bratapos.com – Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) keberatan atas Tudingan telah mengusir anggota Tani Mandiri HTR di Desa Air Hitam Dusun III Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labura pada hari Jumat (7/2) kemarin di salah satu Media yang di liput oleh Wartawan tanpa meng Konfirmasi atau mencari tahu cerita sebenarnya dari kedatangan Lanal TBA di Desa Air Hitam tersebut.

Dari pantauan daerah latihan Linmed (Lintas Medan) Lanal TBA di area Hutan Kualuh Leidong Labuhan Batu Utara Tim Lanal TBA melaksanakan peninjauan daerah yang akan digunakan pada saat Uji Kesiapan Pangkalan pada Bulan Maret ( P1/P2) yang bergerak dari Kantor Den Pomal Lanal TBA Pukul 07.00 dengan menggunakan kendaraan sepeda motor Trail sebanyak 12 orang menempuh jarak sejauh kurang lebih 44 KM.

Setelah memasuki Daerah Latihan, Tim beristirahat sejenak di gubuk milik warga sembari menikmati cemilan dan minuman, sambil bercengkrama dengan Kepala Dusun III Sei Dua Air Hitam Pak Aman, dia bercerita dan mengeluhkan bahwa ada nya kegiatan yang mengaku dari Koperasi Tani Mandiri yang tidak melapor kepada Kepala Dusun.

Adapun kegiatan yang mereka lakukan dengan beralaskan Penghijauan Kembali, namun pada kenyataan nya merambah dan menjarah hasil Kebun baik Kelapa maupun Kopra milik masyarakat.

Atas Laporan dari Kepala Dusun tersebut pihak Lanal TBA sontak dan terbangun untuk membantu atas keluhan masyarakat yang di sampaikan oleh Kepala Dusun III Sei Dua itu, yang mana sebelumnya bila warga menanyakan mereka mengatakan mengantongi izin, akan tetapi kepada Kepala Dusun izin tersebut belum pernah di tunjukan dan diketahui oleh Kepala Dusun.

Hal ini dikuatkan dengan pengakuan Warga Desa dan Video yang menunjukan kegiatan penjarahan yang mereka lakukan. Beberapa kali terjadi bentrokan yang mana mengakibatkan jatuhnya korban dari warga dan kelompok tani HTR. Hal ini pun telah dilaporkan kepada pihak Polsek Kualuh Leidong dan Koramil Leidong.

Dari pihak keamanan, menghimbau selama status quo belum ada kejelasan, jangan ada kegiatan apapun di area tersebut. Akan tetapi dari pihak Koperasi Tani Mandiri HTR tetap melakukan kegiatan dan Dugaan Penjarahaan terhadap Kebun Warga setempat.

Berbekal keluhan tersebut sebagai Abdi masyarakat, maka pihak Lanal TBA bersama Kepala Dusun dan Warga setempat mendatangi lokasi yang dimaksud, dimana kekhawatiran bagi Lanal bahwa kegiatan tersebut adalah membahayakan atas terkait dugaan terorisme, penanaman tanaman terlarang dan lain lain yang dapat mengancam kebaikan masyarakat dan negara.

Lanal TBA juga mengatakan ke salah satu awak Media saat diadakan nya Silaturahmi di ruangan Pomal TBA mengatakan, “Saat kami mendatangi Lokasi bersama Warga, kami mendapati Kelompok HTR ini masih berkegiatan didalam area yang mana masih berstatus QUO, saat kami menemui salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) HTR saat kami tanyakan identitasnya ternyata dia tidak memiliki Idenditas apapun dan Kepala Dusun tidak mengenal Warga yang menjadi Korlap tersebut”, ucap Pasi Intel Angkatan Laut Tanjung Balai Asahan Agustinus Jordan.

Ketika di tanyakan kembali terkait izin nya yang menjadi Korlap HTR dia pun tidak dapat menunjukan kepada Kepala Dusun

Berdasarkan hal tersebut, Lanal pun Berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil, maka Korlap dan salah seorang dari petani itu dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan yang dilakukan di daerah yang berstatus QUO itu.

Kepala Dusun beserta warga setempat berterima kasih kepada Komandan Lanal, walaupun tidak di sengaja, dapat membantu apa yang selama ini menjadi keluhan antara warga dengan Pihak Koperasi Mandiri HTR.

Namun seperti yang diketahui apabila ada tanah sengketa atau berstatus QUO maka tanah itu tidak berhak untuk di tempati atau digunakan sebelum ada keputusan dari Pengadilan. Jika dugaan status QUO ini benar maka pihak Koperasi Tani Mandiri Program HTR (Hutan Tanaman Rakyat) harus bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan di atas tanah yang berstatus QUO tersebut.

Reporter : Irwansyah

Editor : Nr

Publisher : Redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA