by

Kosan Pekan 18 Binjai Terindikasi Sarang Maksiat, Walikota Pimpin Razia Tim Gabungan

BINJAI, BrataPos.com – Mengantisipasi beralihnya kegiatan prostitusi di lingkungan kos-kosan dan rumah warga Walikota Binjai HM Idham dan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Binjai, Dinas Pariwisata, Polres Binjai, Kodim 0203/LKT, Denpom 1/5-2 Binjai, serta BNN Kota Binjai lakukan razia terhadap kosan yang beralamat di Jalan Danau Poso Kelurahan Sumber Karya Kecamatan Binjai Timur. Senin (30/12/2019) Pukul 21:43 Wib

Dikarenakan kondisi lalulintas menuju target lokasi macet karena aktifitas pekan malam, sejumlah gadis sempat terpantau berhamburan melarikan diri setelah melihat petugas yang saat itu belum sampai ke titik target.

Dalam operasi tersebut, Petugas berhasil mengamankan 2 (dua) orang dari sejumlah gadis yang terpantau berusaha melarikan diri.

Adalah D dan S, Keduanya merupakan wanita berusia 17 tahun dan mengaku masih menyandang status sebagai pelajar di salah satu SMA Swasta Kota Binjai, di buktikan dengan adanya kartu identitas pelajar yang di tunjukkan oleh mereka saat sedang menjalani proses pendataan.

Selanjutnya kedua gadis milenial tersebut dibawa oleh petugas menuju kantor Pemko Binjai untuk melakukan rangkaian pemeriksaan zat narkoba yang terkandung dalam tubuh mereka.

Dari hasil test urine, keduanya positif konsumsi narkoba.

Hal tersebut merupakan hasil dari pengecekan yang dilakukan oleh Anggota BNN terhadap urine mereka dengan menggunakan alat khusus.

“Benar tadi kita telah melakukan tes terhadap urin kedua gadis tersebut, hasilnya positif, urin mereka mengandung zat narkoba jenis ekstasi dan Sabu,” terang Anggota BNN yang mengaku bernama Polbert

“Saya memang pernah ke diskotik, namun hanya beberapa kali saya telan obat,” Cetus S kepada wartawan Bratapos.

Sedangkan D “kalau saya konsumsi sabu karena ajakan dari teman saya,” kata D gadis yang sempat kejar kejaran terhadap petugas.

Menurut informasi yang berhasil dirangkum dari warga sekitar, kosan yang berada di sekitar pekan malam Km.18 memang terkesan liar.

Pasalnya penghuni kosan kerap di kunjungi oleh tamu pria ketika jam malam saat aktifitas istirahat masyarakat, serta penghuni wanita yang cenderung menggenakan pakaian sexy.

Untuk itu masyarakat menginginkan pemerintah dan penegak hukum segera mengambil langkah tegas menutup Kos-kosan tersebut.

“Kami setuju sekali tempat itu di grebek dan kalau perlu ditutup sekalian,” tegas salah satu warga saat berada dilokasi

“Terlalu bebas mereka pak, tamunya keluar masuk di jam malam, apalagi penghuninya yang sering menggunakan pakaian sexy,” tambah warga yang tidak menyebutkan namanya

Terkait hal tersebut, Walikota Binjai HM Idham memerintahkan anggota nya untuk lebih aktif lagi dalam melakukan razia, dirinya juga menghimbau agar dinas terkait mengambil langkah tegas terhadap pemilik kosan.

“lebih sering lagi razia, kasih efek jera untuk penghuni serta pemilik kosan, jangan takut untuk mengambil langkah tegas,” ungkap Idham

Kos-kosan saat ini memang menjadi tempat populer kalangan milenial sebagai wadah perbuatan mesum dan mengkonsumsi narkoba.

Reporter/Penulis : dyk.p

Edotor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA