Apel 3 Pilar

2

LANDAK, Bratapos.com – (12/12)-Pada hari ini Kamis tanggal 12 Desember 2019 sekitar jam 09.30 wib bertempat di Aula Butterfly Cafe Resto Citra Swalayan telah dilaksanakan kegiatan Apel 3 Pilar dengan tema Meningkatkan Sinergitas 3 Pilar Guna Mendukung Terwujudkan Desa Mandiri Dalam Rangka Menciptakan Kondisi Kamtibmas Yang Kondusif di Kalimantan Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa, Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan, SIK, AKBP Maryono Dit Binmas Polda Kalbar dan rombongan, Dandim 1201 / Mpw, Wadanyon Armed 16 Komposit Ngabang, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Ngabang, Ketua Pengadilan Negeri Ngabang, Anggota DPRD Kabupaten Landak bapak. Lamri, S.Pd.K, Kepala DSPMPD Kabupaten Landak, Kepala BPBD Kabupaten Landak, PJU Polres Landak, Kapolsek jajaran Polres Landak, Danramil se Kabupaten Landak, Anggota Bhabinkamtibmas se Kabupaten Landak,para Kades, dan undangan lainnya yang berkisar 100 orang.

WhatsApp Image 2019-12-12 at 12.46.53

Susunan acara dalam kegiatan tersebut yaitu Pembukaan, Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan doa.

Dalam sambutannya Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan mengucapkan selamat dating kepada seluruh peserta apel kemudian ia berharap agar dengan adanya apel 3 pilar ini dapat meningkatkan semangat dalam melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara terutama kepada masyarakat.

“ Saya ucapkan selamat datang kepada para peserta apel 3 pilar mudah-mudahan kehadiran saudara di tempat ini dilandasi dengan niat yang ikhlas semangat yang berkibar untuk memajukan NKRI melalui kiprah bhabinkamtibmas Babinsa dan kepala desa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara.”ujarnya

“tak lupa saya tekankan bahwa pentingnya kegiatan ini mengingat peran 3 Pilar yang sangat strategis dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di masyarakat sekaligus kesiapan dalam rangka mendukung pembentukan Desa mandiri yang harus kita persiapkan dengan semaksimal mungkin.” Sambungnya

Kemudian Kapolres landak juga menyampaikan bahwa jumlah desa di Kabupaten Landak sebanyak 156 desa yang di yang diklasifikasikan dalam beberapa desa sebagai berikut :
1. 4,68% sebanyak 3 Desa mandiri
2. 12,48% sebanyak 8 Desa maju
3. 49, 92% sebanyak 32 Desa berkembang
4. 38,5% sebanyak 83 desa tertinggal
5. 40,56% sebanyak 26 desa sangat tertinggal .

Menurut Kapolres Landak keberadaan tiga pilar yang ada di desa sangatlah penting dalam pembangunan desa mandiri yang menjadi program unggulan Gubernur Kalbar 5 tahun kedepan.

Kapolres Landak juga menyampaikan yang dimaksud Desa mandiri adalah desa yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak semata-mata hanya memerlukan bantuan tetapi mampu mengatur desanya mengatur potensi yang ada di desanya.

Beliau juga memaparkan bahwa upaya-upaya Bhabinkamtibmas dalam menyukseskan program Desa mandiri yaitu diantaranyanya :

1. bersama-sama dengan kepala desa Babinsa mendata kekurangan-kekurangan yang harus dipenuhi terkait variabel indeks Desa mandiri
2. menyarankan kepada kepala desa untuk berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten pemerintah provinsi agar agar memproritaskan pembangunan terkait variabel yang harus dipenuhi guna menuju Desa mandiri.
3. dalam indeks ketahanan sosial khususnya aspek keamanan bhabinkamtibmas terus berupaya mendorong masyarakat dengan swadaya yang ada mewujudkan variabel-variabel yang harus dilengkapi seperti membangun pos kamling, menggerakkan siskamling dan mengaktifkan peran FKPM atau Lembaga adat.

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolres landak juga mengingatkan kepada para peserta dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat dalam menggunakan media sosial untuk melakukan tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Chek
2. Rechek
3. Cross Chek
4. Final Check
“Saring sebelum Sharing”

Kemudian kegiatsan dilanjutkan dengan kata Sambutan dari Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa.

Dalam sambutannya Bupati Landak menyampaikan bahwa salah satu target Presiden pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 yaitu Mengentaskan 5000 Desa Tertinggal dan Meningkatkan 2000 Desa Mandiri seluruh Indoensia.

Menurut Bupati Landak bahwa Gubernur Kalbar berupaya meningkatkan Status Kemandirian  Desa sekurang-kurang nya 425 Desa Mandiri dan di Kabupaten Landak di targetkan sejak tahun 2019-2022  dapat mewujudkan 19 Desa Mandiri.

“Dalam hal ini, keamanan memiliki peran yang sangat penting demi terwujudnya program Pemerintah  dan hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI-Polri saja namun seluruh rakyat / masyarakat sehingga tidak terjadi konflik-konflik yang dapat menggangu Kamtibmas.”Jelasnya

“Saya mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat dapat  melakukan kegiatan positif demi terciptanya pembangunan disegala bidang khususnya di Kabupaten Landak mendatang.”

Kegiatan dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Tim sekaligus secara resmi membuka kegiatan Apel 3 Pilar dan dilanjutkan dengan Penyematan Tanda Peserta Apel 3 Pilar,Foto Bersama, Deklarasi Apel Besar di pimpin oleh Iptu Prambudi (Dit Binmas), penyampaian Materi Tanggapan Bencana dari BPBD Kabupaten Landak oleh Herman Masnur, ST.MT.Pelaksanaan kegiatan Pembukaan Apel 3 Pilar tersebut selesai sekitar jam 10.00 wib.

Penulis : Wahyu

Editor : Dr

Publisher : Redaksi

Facebook Comments