by

Tiga Oknum Perangkat Desa di Dama Pulo Satu Tersandung Dugaan Pemalsuan Ijazah, Penegak Hukum “Jangan Tutup Mata”.

Aceh Timur , Bratapos.com – Dugaan Penggunaan Ijazah palsu terhadap tiga Oknum perangkat Desa di Desa Dama Pulo Satu,Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur,yang mencuat beberapa waktu lalu,kini menjadi sorotan publik,baik didunia nyata maupun Media Sosial,beberapa pihak bahkan banyak yang mempertanyakan kinerja penegak hukum yang dinilai lamban menangani kasus tersebut.

Menyikapi hal itu,Ketua LSM GMBI Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Aceh,Zulfikar ZA,kepada jurnalis, Selasa,09/12/2019, mengatakan,dirinya sangat menyayangkan hal seperti ini terjadi,menurutnya,terkait banyaknya laporan masyarakat, atas maraknya penggunaan Ijazah palsu beberapa perangkat desa, yang saat ini menjadi polemik diwilayah Kabupaten Aceh Timur,merupakan kejahatan yang sangat tidak dapat ditolerir,sebab hal tersebut merupakan tindakan melawan hukum.

Sehingga,berdasarkan hal tersebut,pihak GMBI menilai ada kejanggalan yang menyolok pada Ijazah paket C Tahun 20013/2014, atas nama M.Husin, Sulaiman,dan M.Nur.A,disitu diterangkan Ijazah dikeluarkan oleh Pusantren Darus Sa’adah,seolah-olah yayasan tersebut telah menerbitkan Ijazah,padahal,menurut keterangan Kemenag Kabupaten Aceh Timur,nama-nama tersebut tidak terdaftar,jelas Zulfikar.

“sesuai surat pemberitahuan Kemenag Kabupaten Aceh Timur,No: B.2892/Kk.01.02/PP.00.7/8/2019,pihak Kemenag Aceh Timur menegaskan,Nama M.Husin,Sulaiman dan M.Nur.A,tidak menerima laporan dari Pondok Pusantren Darus Sa’adah,Teupin Raya Aceh,Cabang Idi Cut,alias data mereka tidak terdaftar di Berkas Kemenag Kabupaten Aceh Timur,tuturnya.

Ditambahkannya,Zulfikar menegaskan, meminta kepada kapolri Jenderal Pol. Idham Azis untuk memerintah kan penegak hukum yang ada di aceh betul – betul menjalan kan supaya jangan terjadi pembunuhan karakter pendidikan di aceh ,dengan tidak ada pendidikan berjabat dalam pemerintahan desa dan kabupaten/ kota dengan mudah nya terjadi penyimpangan uang negara di karenakan tidak mempunyai SDM seperti nya perangkat desa dama pulo satu di duga kuat memiliki ijazah tidak terdaftar ada Nama Sup M.Husin, Sulaiman dan M.Nur beralamat di Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur,yang menjadi peserta ujian kejar Paket C Kemenag di tahun tersebut.

Selanjutnya, melalui dirinya,GMBI DPW Aceh meminta kepada penegak hukum,Khususnya Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Timur sebagai wilayah hukum mereka,agar tidak tutup mata dan segera menindak pelaku dugaan pemalsuan dan penggunaan Ijazah palsu tersebut,agar polemik yang kini berkembang di tengah-tengah masyarakat dapat secepatnya mereda.

Reporter : ikhsan

Editor / publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA