Proyek Siluman Bergentayangan di Aceh Timur

by
PicsArt_12-02-10.21.08

keterangan foto: Contoh proyek tanpa plang.

ACEH TIMUR, BrataPos.com – Ketua Ormas LAKI, (Laskar Antikorupsi Indonesia) Saiful Anwar mengatakan, kami selaku pengawasan uang Negara menilai banyak pekerjaan “Proyek Siluman” yang dikerjakan oleh Pemerintahan Aceh Timur.

Proyek tanpa papan nama masih terus bergentayangan. Hal ini seperti proyek di irigasi I.D Jambo Rehat jalan Kede Geurobak -Idi Rayeuk. Tepatnya di desa Bantayan Barat. Kendati sudah sering dipermasalahkan oleh publik diberbagai media pemberitaan selama ini. Tapi tetap saja tidak dihiraukan atau tutup mata.

“Namun pemerintah sepertinya tetap saja bandel dengan pembiarannya yang mengabaikan hak publik tentang informasi sebagaimana yang diamanahkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008,” paparnya kepada media, Rabu (2/12/2019).

Demikian juga dengan pelaksanaan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, lanjut Saiful Anwar, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksananya dan nilai kontrak serta jangka waktu pengerjaannya.

Di Aceh Timur misalnya, ada pekerjaan yang tidak ada plang proyek, dan personel konsultan pengawas juga tidak terlihat di lapangan. Kondisi ini, kata Saiful membuat sejumlah kalangan mulai mempertanyakan profesionalitas perusahaan pelaksana.

“Atau benar adanya dengan rumor yang berkembang bahwa proyek tersebut merupakan milik “pemain” atau atas yang diduga dibekingi oleh oknum petinggi di Birokrasi,” tegasnya.

Reporter/Penulis : RM
Editor/Publisher : jml

Facebook Comments