AMPAS Menilai, Pemda Aceh Singkil Keji Terhadap Mahasiswa

by
IMG-20191202-WA0093

keterangan foto : Teotrikal Mahasiswa terhadap kekejian Pemda Aceh Singkil.

BANDA ACEH, BrataPos.com – untuk kesekian kalinya puluhan mahasiswa Aceh singkil yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh Singkil (AMPAS) melakukan aksi unjuk rasa di simpang lima Banda Aceh, Senin (02/12/2019).

Unjuk rasa itu dilakukan sebagai lanjutan dalam aksi unjuk rasa pada Jum’at 15 Oktober 2019 lalu yang sampai hari ini belum ada respon baik oleh pemda Aceh Singkil.

Mahasiswa menilai bahwa beasiswa yang diberikan oleh pemerintah selama ini sangat membantu dalam proses pembentukan Sumber Daya Manusia yang kedepannya akan mamajukan Aceh Singkil.

“Namun ini sangat disayangkan,” ungkap Hendri Bako yang merupakan koordinator dalam aksi tersebut.

Pemerintah Aceh Singkil yang saat ini dikomandoi oleh Dulmusrid menghapuskan anggaran beasiswa putra putri Aceh Singkil tahun 2019 ini. “Pemda Aceh Singkil sangat keji telah menghapuskan beasiswa tahun 2019 ini,” teriaknya dalam orasi.

Kami dari Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh Singkil sangat kecewa. Kami minta pertanggungjawaban pemda Aceh Singkil dengan menganggarkan sebanyak 2,5 Milyar untuk beasiswa tahun 2020.” Karena anggaran 1 Milyar itu sangat kecil dengan mahasiswa yang semakin banyak,” pintanya.

Kami ingatkan, pemerintah daerah jangan main-main dengan persoalan ini. “Seyogyanya tugas pemerintah bukan menghapuskan beasiswa, tapi bagaimana harus mencerdaskan dan mensejahterakan anak bangsa,” pungkasnya.

Setelah orasi, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Reporter/Publisher : SM
Editor/Publisher : jml

Facebook Comments