Wanita Muda Berparas Cantik Pencuri Perhiasan, Mulai Disidangkan

by
PicsArt_11-27-03.47.00

Keterangan foto : terdakwa di ruang tahanan usai menjalani sidang.

GRESIK, BrataPos.com – Terpaksa mencuri perhiasan di toko emas, lantaran terhimpit ekonomi. Begitulah kata-kata yang keluar dari wanita yang berparas cantik bernama Wulan Dwi Septiana (22).

Wanita yang sudah dua kali menjalin mahligai rumah tangga itu nekat mencuri perhiasan di toko emas Pasar Benjeng, Gresik, pada Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB lalu. Ia mencuri hendak membantu orang tuanya yang terlilit utang.

Wanita dengan suami pertamanya kandas atau cerai itu, kemarin Selasa (26/11/2019) mulai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) dengan agenda dakwaan.

Wulan panggilan akrabnya saat duduk di kursi pesakitan, hanya bisa pasarah dan terus menundukan kepalanya saat Jaksa Sarief Hidayat membacakan berkas dakwaannya.

Wanita muda yang sudah mempunyai satu anak dengan suami pertama itu, didakwa oleh Jaksa dengan pasal 362 tentang pencurian.

Wulan asli Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, atau yang tinggal di Desa Jogodalu Benjeng, mencuri perhiasan di toko emas Pasar Benjeng, Gresik, pada Jumat (13/9/2019) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

Aksi wanita muda berparas cantik ini, sontak membuat heboh pengunjung dan pedagang pasar. Bahkan sejumlah warga nyaris menghakimi pelaku. Namun, petugas keamanan pasar langsung mengamankan dan membawa terdakwa ke Mapolsek Benjeng.

“Terdakwa diamankan. Lantaran kepergok mencuri perhiasan berupa dua set gelang emas di toko emas milik Siti Aliyah (40) warga Dusun Kedungkakap, Desa Kedungsekar, Benjeng, Gresik. Barang bukti berupa dua set gelang emas juga disita,” ujar Jaksa Sarief.

Sarief menjelaskan, saat itu terdakwa datang ke toko emas dengan berpura-pura sebagai pelanggan yang hendak membeli perhiasan. Di tempat itu, terdakwa meminta diambilkan dua set gelang emas keroncong yang ada di etalase (lemari kaca).

“Satu set gelang emas berisi tiga biji yang beratnya masing-masing 11,3 gram dan 8,37 gram. Total kerugian ditaksir senilai Rp 7 juta,” terang Sarief.

Begitu diambilkan gelang emas tersebut, lanjut Sarief, terdakwa tampak memilih sembari mengawasi situasi. Ketika pelayan toko emas sibuk melayani pelanggan, terdakwa tiba-tiba membawa lari gelang emas tersebut.

“Melihat terdakwa membawa lari gelang emas tersebut, korban lalu berteriak minta tolong. Pengunjung pasar yang mendengar teriakan itu lalu mengejar dan menangkap terdakwa,” pungkas Sarief.

Diketahui, aksi pelaku ini sempat heboh karena ada salah seorang warga yang merekam adegan penangkapan pelaku. Video penangkapan itu lalu diposting ke media sosial facebook dan tersebar luas di dunia maya.

Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Rina Indrajanti itu, akhirnya ditunda pekan depan, dengan agenda sidang keterangan saksi.

Dengan mengenakan rompi warna oranye bertuliskan tahanan, Wulan yang baru kali ini melakukan pencurian keluar dari ruang sidang dan dikawal petugas menuju ruang tahanan.

Saat ditemui di ruang tahanan Wulan bercerita kisah pilunya hidup di penjara. Bahkan Wulan tidak pernah dibesuk oleh suaminya yang baru 6 bulan menjalani rumah tangga. Suami saya jarang besuk aku mas. Mungkin suami ku sibuk kerja. Saya dengan suami yang sekarang ini dijodohkan oleh orang tua. Saya nikah sudah dua kali.

“Aku gak mau pulang ke rumah, lantaran malu. Saya minta pada majelis hakim agar divonis ringan. Kasihan anak saya yang masih kecil yang butuh kasih sayang dari saya,” katanya.

Repourter : jml
Editor/Publisher : wit

Facebook Comments