Benarkah PDAM Tirta Kualo Kota Tanjungbalai Butuh Dewan Pengawas

by
IMG-20191119-WA0364

Tanjung Balai , BrataPos.com – Polemik yang sekarang terjadi di tubuh PDAM Tirta Kualo Kota Tanjung Balai menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Tanjung Balai karena kebutuhan dari PDAM tersebut yang ingin merekrut Dewan Pengawas, benarkah PDAM Tirta Kualo butuh Dewan Pengawas..?

Sebagaimana issue beredar bahwa Dirut PDAM yang mengambil kebijakan dengan mengundurkan diri dari jabatannya, hal itu sontak menbulkan pertanyaan bagi khalayak, issue pengunduran diri Dirut PDAM, kisruhnya akibat dengan bersamaan mencuatnya masalah yang masih mengendap di tubuh PDAM Tirta Kualo itu sendiri terkait Pengangkatan Dewan Pengawas.

Banyak pertanyaan yang timbul dalam pengangkatan Dewan Pengawas PDAM Tirta Kualo ini merupakan hal serius apakah pengangkatan Dewan Pengawas sudah sesuai Prosedur dan Sistem. Apakah pengangkatan Dewan Pengawas ini dilakukan melalui sistem Fit and Profer Test kepada calon dewan pengawas atau diangkat dengan menggunakan sistem dulu dulu (kedekatan hubungan keluarga atau Pribadi).

Hal inilah yang menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat Kota Tanjungbalai dan apa saja kriteria yang harus di siapkan oleh seseorang yang mau menjadi dewan pengawas di PDAM Tirta Kualo. Jangan mimpi mau membangun jika masih menggunakan sistem koalisi,nepostisme dan Kolusi. Sebut Bung Budi Aryanto ,S.H.

Sebagaimana yang di katakan Bung Budi Aryanto ,S.H, “bahwa dalam proses pengangkatan dewan pengawas PDAM Tirta Kualo, kita mengaharapkan kepada pemerintah untuk melakukan transparansi kepada seluruh masyarakat putra dan putri terbaik yanb memiliki kemampuan dan kualitas untuk membenahi sistem di PDAM Tirta Kualo saat ini. Tentunya calon dewan pengawas ini harus mengikuti Fit dan Profer tes untuk menguji kemampuan kelayakan”. Papar Budi Aryanto.

Bersamaan ditambah oleh Bung Marthin Lase,S.H selaku ketua LSM Brantas Tanjung Balai-Asahan menyebut. “bahwa dalam pengangkatan dewan pengawas ini, pemerintah Tanjungbalai harus memiliki peran aktif untuk memilih dewan pengawas dan kita tidak mau adanya dugaan sistem pengangkatan karena kedekatan maupun hubungan keluarga”. Kata Marthin Lase.

“Dewan pengawas itu harus diduduki orang orang yang punya kompetensi dan pengalaman dibidang ini dan bukan hanya gagah gagahan dikarenakan ingin tampil hebat dan bukan dikarenakan kemampuan tapi dikarenakan kedekatan”. Pungkas Marthin Lase.

“Mari PDAM Tirta Kualo Kota Tanjung Balai kita benahi dan di jauhkan dari tangan tangan jahil yang tidak mengerti dan bertanggung jawab” Harap Marthin Lase mengakhiri kepada wartawan.

Reporter : Irwansyah.

Editor: HS.

Publis : Wit.

Facebook Comments