Kades Ditemukan Meninggal Dalam Mobil

by
IMG-20191116-WA0429

GROBOGAN, BrataPos.com – Warga desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan tepatnya di Jl. Raya Danyang-Kuwu dibuat geger. Pasalnya, ditemukan orang meninggal di dalam mobil. Sabtu (16/11/2019).

Usut punya usut, orang meninggal yang membuat warga penasaran itu ternyata Kaswadi (62) sang Kepala Desa (kades) Sugihan, kecamatan Toroh, kabupaten Grobogan.

Awalnya koraban sekira pukul 08.45 wib henda bertemu dengan DW (44) warga dusun Dagangan, kecamatan Toroh. DW merupakan warga korban. Pertemuan korban dengan DW di tempat parkir RSI Purwodadi.

Usai bertemu DW, korban yang mengendarai Honda Mobilio Nopol H-8940-VO warna hitam mengajak DW untuk jalan-jalan. Setiba di TKP, korban menghentikan mobilnya di pinggir jalan.

Kurang lebih 10 menit korban merasa pusing dan lemas. Kemudian tidak sadarkan diri. DW panik. Lalu keluar dari mobil untuk meminta pertolongan. Tak lama kemudian, bertemu dengan Ahmad Amin warga sekitar.

Selanjutnya korban di bawa ke klinik Dr. Yanto desa Kandangan dan korban di nyatakan sudah meninggal dunia.

Polsek Purwodadi setelah menerima laporan peristiwa tersebut, Kapolsek bersama anggota yang piket juga kanit reskrim bersamaan dengan tim INAFIS Polres Grobogan mendatangi dan melakukan olah TKP, memeriksa korban juga meminta keterangan saksi – saksi.

Guna pemeriksaan lebih lanjut jenazah di bawa ke RSUD Dr. Soedjati guna di lakukan visum oleh dokter jaga Dr. Sofyan Endi. Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan tanda atau bekas kekerasan juga penganiayaan. Korban meninggal dunia di duga karena serangan jantung.

Adapun barang bukti dalam peristiwa tersebut adalah 1 (satu) unit mobil Honda Mobilio warna hitam, 2 (dua) butir kapsul warna kuning keputihan tanpa merk yang di duga obat kuat, 2 (dua) botol air mineral sisa pakai.

AKP Sucipto Kapolsek Toroh membenarkan tentang peristiwa itu. Atas peristiwa tersebut anak kandung korban Andhik Prasetyo membuat dan menandatangani surat pernyataan yang isinya sudah menerimakan meninggalnya korban, tidak menghendaki dilakukan otopsi dan tidak akan menuntut.

Reporter : Heru

Editor : Arifin

Publisher : zai

Facebook Comments