by

WAOW JANDA DI TRENGGALEK TERUS BERTAMBAH

Trenggalek , Bratapos.com – Data perceraian pasangan suami-istri (Pasutri) di Pengadilan Agama (PA) Trenggalek cukup mengejutkan. Ternyata perceraian yang dulunya menjadi hal yang tabu di kalangan masyarakat, kini justru menjadi lumrah dan bahkan terkesan menjadi tren.

Di Kabupaten trenggalek ternyata angka perceraian cukup tinggi dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Itu artinya, jumlah penduduk yang bertatus janda dan duda terus meningkat. Bahkan angka ini mengalahkan perkara pidana.

Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Trenggalek. sejak bulan Januari hingga September 2019 tercatat perkara yang diputus cerai sebanyak 1.257 perkara. dari angka itu, sebanyak 387 merupakan perkara cerai Talak yang diajukan pihak suami. Dan sebanyak 872 perkara adalah cerai gugat yang diajukan pihak istri.

IMG-20191026-WA0604

“Masalah yang melatar belakangi cerai gugat mayoritas karena faktor ekonomi, perselisihan yang tak kunjung selesai ,kurang tanggung jawabnya suami menafkahi istrinya ungkap Humas Pengadilan Agama Trenggalek,Drs.H.M.Daim Khoiri,S.H.M.Hum,kepada brata pos .com kamis (24/10/2019).

Lanjut Daim Mereka nekat menggungat cerai suaminya dikarenakan beberapa hal. Ada yang cinta lokasi (cinlok), selingkuh,karena mensos, terhimpit ekonomi, hingga ditinggal mati .

Angka perceraian ini didominasi gugatan dari istri. Jika dibandingkan, dari dua kali lipat lebih banyak daripada suami yang menjatuhkan talak kepada istrinya,” Jumlah janda baru tersebut bisa bertambah. Sebab, ratusan janda tersebut terungkap dari pengajuan kasus cerai sejak Januari hingga Oktober . Hampir pasti, November dan Desember 2019 mendatang masih ada pengajuan kasus cerai. ”Diperkirakan meningkat sampai akhir tahun 2019” pungkasnya.

Reporter : ( yanto )

Editor / publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA