Warga Desa Kembang Ragi Di Hebohkan Jasad Bayi Di Pinggir Jalan

by
IMG-20191025-WA0193

SULSEL , BrataPos.com – Warga Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulaan Selayar, Sulawesi Selatan di hebohkan oleh penemuan jasad bayi tak berdosa tergelatak di pinggir jalan, pada Rabu lalu (23/10).

Jasad bayi malang tak berdosa ini, di temukan pertama kali oleh salah seorang warga masyarakat yang hendak pulang ke rumah, sekembali dari pasar.

Jasad bayi di temukan dalam kondisi yang mengenaskan, setelah sebahagian anggota tubuhnya, habis tercabik-cabik oleh anjing.

Kapolsek Pasimasunggu, AKP. Rahman, dan anggota yang menerima laporan kejadian, langsung bergerak menuju ke tempat kejadian peristiwa (TKP) dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tak ingin berspekulasi mengenai sosok pelaku pembuang bayi, Kapolsek Pasimasunggu, AKP. Rahman mengaku akan menyisir rumah di sekitar lokasi penemuan jasad bayi yang di duga kuat, berjenis kelamin perempuan itu.

“Untuk memastikan pelakunya, kita akan menyisir rumah di sekitar tempat kejadian perkara, sebab pelakunya, di perkirakan malu mengandung dan melahirkan anak dari hasil hubungan gelap,” jelas AKP. Rahman, di sela-sela pelaksanaan olah tempat kejadian perkara.

Usai melakukan proses olah tempat kejadian perkara, jasad bayi yang proses kelahirannya di pastikan berjalan normal ini, langsung di bawah ke Puskesmas Pasimasunggu untuk menjalani proses visum et repertum dan autopsi.

Dari hasil visum yang di lakukan tim medis Puskesmas Pasimasunggu, Kepala PKM, H. Abdullah, menyebut jasad bayi yang di perkirakan baru berusia delapan jam tersebut, di duga berjenis kelamin perempuan dan di lahirkan dalam kondisi normal.

Setelah menjalani proses visum dan autopsi, jasad bayi yang di temukan dalam kondisi mengenaskan tersebut, langsung di makamkan secara layak, bertempat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Taman Roya, Benteng Jampea.

Secara terpisah, Kepala Dusun Benteng Barat, H.M. Hisab yang di dampingi Kepala Dusun Bonelambere, menampik jika jasad bayi temuan warga berasal dari dusun yang di pimpinnya.

“Jasad bayi ini, bisa jadi berasal dari luar dan di perkirakan sengaja di buang orang tuanya, saat melintas di tkp”, cetus H.M. Hisab kepada awak media.

“Meski begitu, Kami selaku Kepala Dusun, akan membantu aparat kepolisian untuk menelusuri orang tua pelaku pembuang bayi, dan mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum,” terangnya.

Reporter : (hakim)

Editor / publisher : zai

Facebook Comments