PEMBELI PAKAI JIREGEN DAN MODIFIKASI” DI UTAMAKAN”DEMI UANG’

by
IMG-20191021-WA0212

Agam  Sumbar , Bratapos.com -Pemerintah Sudah mengatur dalam UU Migas Nomor 55 Tahun 2012,tentang penjualan, minyak bersubsidi khususnya yang dilakukan Pihak ( SPBU )

Dalam UU migas tersebut juga’ menegaskan setiap pembelian dengan mengunakan jiregen, ( SPBU ) Bisa melakukan apabila ada surat dari Camat dan sebagainya yang berkaitan dengan hal tersebut,

Namun aturan tersebut Hanyalah tinggal aturan saja, Tampaknya tidak berlaku untuk( SPBU) ini menjual prmium bersubsidi dengan bebas kepada pedagang eceran

Hanehnya lagi di ( SPBU) ini Penjualan premium pada pedagang enceran dengan memakai jirigen, dilakukan pada siang hari bolong tampa ada rasa takut sedikitpun, bukan hanya jirigen tapi antrian mobil dan motor mengunakan tangki_ tangki modifikasi berjejeran di sepajang jalan raya di depan ( SPBU ) Manggopoh di kabupaten Agam Prov Sumatera barat menunggu giliran disisi” Way Ada apa dengan aparat penegak hukum di Agam?

Salah Seorang konsumen yang ikut antri membeli ( BBM ) premium di ( SPBU) Manggopoh yang berinisial ( RD ) Mengutarakan,dia sudah biasa’membeli BBM jenis premium dan tidak ada larangan, Baik itu dari Pertamina maupun pengusaha SPBU YANG penting enak sama enak aja,dan tawu sama tawu, ya mengerti ajalah bang kalau membelinya di sini

Sahat di tanya ada pemberian uang pelicin berapa bayaran ke petugas yang mengisikan BBM jenis premium berenisial (RD ) mengatakan nggak mestilah bang saya sebutkan,yang jelas tahu sama tahu ajalah itu rahsia lho bang tanyakan saja kekosumen lain,nanti kalau saya kasih tawu tidak diperbolehkan pula saya membeli ( BBM ) di ( SPBU ) ini” Ucapnya “

SEMENTARA ITU” PENUTURAN BERBERAPA ORANG BAGI PENGEDARA BERMOTOR” MENGATAKAN” KEPADA AWAK MEDIA BRTAPOS COM DALAM PRIBAHASA MINANG

KALAU MABALI PREMIUM/ BESIN PALING MURAH DAPEK YO DIKADAI_KADAI ENCERAN” WALAUPUN MAHA HARAGONYO “

DARI PADO DI SPBU MABALINYO “KADANG_KADANG ALAH ANTRI AWAK DI ( SPBU ) TU MANUNGGU LO KADANG KADANG INDAK LO DAPEK DOH”

SABANONYO KALAU PENEGAK HUKUM BERSIPAT TEGAS DALAM MASALAH IKO MUKIN DAK SAPAYAH KOBANA MANCARI PEREMIUN/BENSIN DI SPBU DOH” KADANG PENEGAK HUKUM TU BANA YANG BASILENGGAH ( BASIPAKAK) ” UCAPNYA”

Sementara itu penuturan Ketua LSM GARUDA NASIONAL RI DPW SUMBAR BAPAK BJ RAHMAD terkait adanya pengisian ( BBM) PREMIUM Oleh ( SPBU ) Di Nagari Manggopoh di Kabupaten Agam, PROV SUMATERA BARAT ke konsumen gunakan jirigen jelas melanggar peraturan yang sudah ditetapkan dan harus menjaga keselamatan bersama.

Pemerintah pusat telah menerbitkan peraturan presiden no 15 tahun 2012 tentang harga jualan eceran dan pengguna jenis BBM tertentu,tidk terkecuali larangan SPBU tidak boleh melayani konsumen dengan menggunakan jerigen dan menggunakan mobil dan motor yang sudah dimodifikasi serta menjual ke pabrik_pabrik industri untuk mobil bengko galian ( C ) pasir_pasir.

Dengan melayani pembelian dengan jirigen,jelas BJ RAHMAD, maka ( SPBU) telah melanggar aturan dan juga Dan juga safety,apalagi jiregen terbuat Dari plastik

Bensin dapat terbakar karena panas knalpot, udara, dan api 🔥, Peraturan menteri ( ESDM ) Nomor 8 Tahun 2012 telah diatur larangan dan keselamatan.

Peraturan itu menerangkan secara detail tentang konsumen bagi pengguna” ( SPBU ) tidak diperbolehkan melayani jirigen Namun ironisnya Pertamina terkesan tutup mata dan terindikasi, melakukan pembiaran,yang penting minyaknya laku terjual ke masyarakat yang membutuhkanya ” Ucap Bj RAHMAD”

Reporter : zaherman

Editor / publisher : dr

Facebook Comments