Panggilan Kejari Gresik Kepada Sekdakab Gresik Tak Digubris

by
PicsArt_10-20-07.29.21

GRESIK, BrataPos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya, ketiga kalinya mangkir dari panggilan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik.

Hal itu membuat Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik geram atas ulahnya mantan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik itu.

Mangkirnya orang nomor tiga di pemerintahan Kabupaten Gresik itu, tim penyidik berusaha mencarinya. Sekitar jam 15.30 Wib Korp Adhiyaksa itu mendatangi ruang kerjanya. Namun Andhy tidak nampak batang hidungnya.

Pemanggilan Andhy Hendro Wijaya sebagai saksi atas kasus OTT di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik yang menyeret Mukhtar (mantan Sekban BPPKAD, vonis banding). Namun Andhy mokong tidak hadir.

Atas mangkirnya Andhy, Kasi Intel (Kastel) Kejari Gresik menyayangkan sikapnya Sekda selaku pejabat publik. Bahkan Kejari menilai Sekda tidak kooperatif terhadap panggilan sebagai saksi.

Menurut amanah Pasal 112 KUHAP sifatnya wajib untuk hadir saksi maupun tersangka yang dipanggil untuk memberikan keterangan kepada penyidik.

“Sikap Sekda yang tanpa keterangan memberikan konfirmasi kepada penyidik terhadap ketidakhadirannya untuk memberikan keterangan, merupakan bentuk sikap yang tidak menghargai proses hukum di Indonesia,” tegas R Bayu Probo Sutopo.

Atas ketidak hadirannya. Kejaksaan Gresik langsung mengambil tindakan tegas sesuai koridor KUHAP. Namun tetap berpatokan pada situasi kondisi saksi sebagai pejabat publik. Kejari masih memberikan kesempatan 1 kali lagi untuk hadir memberikan keterangan.

“Namun apabila Sekda tidak mengindahkan hukum yang berlaku di indonesia. Maka kita lakukan upaya paksa dalam menghadirkan,” ucapnya.

Kejaksaan pun berharal pada Sekda untuk kooperatif hadir hari Senin (21/10/2019) memberikan keterangan terkait dengan dugaan pemotongan dana BPPKAD secara maksimal.

“Sehingga penanganan perkara ini tidak terhambat dengan sikap sekda Gresik,” pungkasnya.

Reporter : jml
Editor/Publisher : wit

Facebook Comments