by

Bupati Kendal: Pelabuhan Tanjung Kendal Harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan

-Terbaru-312 views

KENDAL, Bratapos.com – Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan No. 432, dimana pelabuhan Kendal masuk dalam daftar Rencana Induk Pelabuhan Nasional dan turunnya surat ijin operasional dari Gubernur Jawa Tengah pada 4 September 2019, menjadi tonggak beroperasinya Pelabuhan Tanjung Kendal. Peresmian pengoperasian Pelabuhan Tanjung Kendal dilakukan oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa  M.Si, Rabu (16/10/2019).

Acara peresmian dihadiri oleh Ketua DPRD Kendal H. Muhammad Makmun, Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal H. Moh Toha ST MSi, Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang Ahmad Wahid, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Ir. Satriyo Hidayat, Wadir Polairut Polda Jateng  AKBP Ferry Sandy Sitepu yang juga merupakan suami dari Bupati Kendal, Perwakilan dari Pangkalan TNI AL, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Suharjo, Kepala OPD terkait, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda Kendal, Forkopimda, dan perwakilan dari Asosiasi Pelabuhan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor KSOP Ahmad Wahid menyampaikan bahwa Dermaga Kendal sedianya akan dioperasikan pada tahun 2017. Namun, karena statusnya masih di bawah Wilayah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, maka belum bisa diresmikan sebagai pelabuhan mandiri.

Ahmad Wahid menambahkan, setelah turun ijin pengoperasian dari Gubernur Jawa Tengah, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Kadishub Perhubungan Provinsi Jateng dan Asisten Perekonomian Sekda Jateng serta Pemerintah Kabupaten Kendal, akhirnya dicapai kesepakatan untuk mengoperasikan dermaga perniagaan di Pelabuhan Tanjung Kendal.

“Kami juga menyampaikan, sesuai dengan arahan Gubernur Jateng melalui Asisten Perekonomian Sekda Jateng, bahwa Pelabuhan Kendal ini akan dikembangkan menjadi Pelabuhan Internasional, terkait dengan adanya kawasan industri di Kendal yang akan berubah menjadi kawasan ekonomi”,  kata Ahmad.

WhatsApp Image 2019-10-17 at 08.05.42(1)

Sementara Kadishub Jateng Ir. Satriyo mengatakan bahwa pembangunan Pelabuhan Kendal yang telah dilakukan sejak tahun 2004 yang merupakan kerjasama Pemerintah Pusat, Pemprov Jateng dan Pemkab Kendal.

” Semula untuk mengembangkan pelabuhan ada tiga daerah yang menjadi pertimbangan pilihan yaitu di Jepara, Semarang dan di Kendal. Pemilihan Kendal bukan tanpa alasan. Adanya lahan kosong dan luas, di selatan pelabuhan yang bisa dijadikan intelligence industri, menjadi alasan utama dibangunnya pelabuhan di Tanjung Kendal “, kata Satriyo.

Pada sambutan peresmiannya, Bupati Kendal mengatakan bahwa adanya Pelabuhan Tanjung Kendal, bisa membawa satu iklim yang baik dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, seperti yang diinginkan oleh para pimpinan negara, yaitu untuk membawa kemajuan Indonesia terutama di Jawa Tengah.

Bupati Kendal juga menyampaikan harapannya, bahwa dengan beroperasionalnya Pelabuhan Tanjung Kendal terutama setelah resmikannya dermaga perniagaan, ada langkah konkret yang harus terus menerus dilakukan oleh pemerintah, baik Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat.

” Jangan hanya slogan saja, akan tetapi pemanfaatannya harus benar-benar dilakukan secara maksimal untuk kepentingan bersama yaitu untuk meningkatkan  kesejahteraan masyarakat Provinsi Jawa Tengah, khususnya masyarakat Kabupaten Kendal,” pungkas Mirna.

Reporter    : Adp

Editor        : Nr

Publisher  : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA