Diduga Pailit, PT. Surya Kirana Duta Mas Biarkan Kayu Berlebel Ribuan Kubik

by
IMG-20191015-WA0126

Halsel-Bratapost.com – PT. Surya Kirana Duta Mas terkesan melakukan pengrusakan hasil penebangan hutan dengan membiarkan kayu membusuk di dua tempat.

Dari hasil pantauan wartawan media ini terdapat sekitar 100 pecis kayu berlebel yang belum dimuat, selain itu dilokasi penebangan kurang lebih 16 Kilo Meter dari tempat penampungan (KEM) yang berlokasi di Desa Tanjung Jere Kec. Gane Timur Kab. Halsel terdapat sekitar 2000 Pecis kayu di lagdet dan rata-rata bermadelin 50-100.

Berdasarkan keterangan sala seorang kariawan Perusahaan mengatakan bahwa “perusahaan sedang mengalami masa sulit (Pailit) dan tidak lagi beroperasi sehingga kayu tidak sempat dimuat”kata Dodi Saat dikonfirmasi via telpon, Sabtu, 12/10/19 Lalu

Selain itu, Dodi juga menyampaikan bahwa “Pihak perusahaan akan mulai beroperasi lagi tapi dengan metode penanaman kayu Kaliandra untuk Batu Bara, sampai saat ini kita masi menunggu” Pungkasnya

Jika di tinjau dari Regulasi yang ada, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan Dan Penundaan Kewajiban Pembayaran
Utang.

Pasal 3 Ayat 1
“Putusan atas permohonan pernyataan pailit dan hal-hal lain yang berkaitan dan/atau diatur dalam Undang-Undang ini, diputuskan oleh Pengadilan yang daerah hukumnya meliputi daerah tempat kedudukan hukum Debitor.

PT. Surya Kirana Duta Mas melalui Kariawannya (Dodi) tidak menjelaskan hal ini,Hingga berita ini ditayangkan wartawan masi melakukan upaya berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Menejer Perusahaan yang sempat di janjikan Dodi akan dimediasi.

Reporter : (Nawir)

Editor / publisher : zai

Facebook Comments