Pabrik Sawmil, Diduga Kebal Hukum

by
PicsArt_10-12-08.16.39

PADANG-PARIAMAN SUMBAR, BrataPos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) perumahan kawasan pemukiman dan pertanahan kabupaten Padang Pariaman Prov Sumatera barat menyampaikan terkait adanya usaha atau kegitan sawmill ( penggerajian kayu) milik Sekaitan yang berdiri di Korong Sungai Geringging Nagari Malai 111 Koto, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang, Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Selaku pemilik atau pengelola, Pabrik Sawmill bertagung jawab atas usaha atau kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan hasil inventarisasi dan informasi yang diterima, usaha tersebut belum memiliki izin,vbaik izin usaha maupun izin lingkungan.

Lokasi usaha tersebut pun berada di tepi Sungai (Anak Batang Kamumuan) yang merupakan Kawasan Lindung setempat (Sempadan Sungai). Disamping itu pemilik Sawmill tidak melakukan pengelolaan Limbah dan Sampah (Hasil Gergajian Kayu). Sehingga masuk ketebing dan badan Sungai.

Hal ini tentunya tidak sesuai atau menyalahi peraturan per Undang-Undangan yang berlaku (antara lain UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup, PP Nomor 27 Tahun 2012 tentang izin Lingkungan, perda Kabupaten Padang-Pariaman Tahun (2010-2030).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan menghimbau agar Sakaitan menghentikan sementara usaha dimaksud. Dan mengurus perizinan terlebih dulu sebelum memulai dan meneruskan usahanya.

“Membersihkan sempadan Sungai sebagaimana dimaksud dari limbah dan sampah usaha saudara. Sehingga Sungai kembali bersih dan berfungsi, sesuai peruntukannya”, ucapnya dalam surat tertulis.

Sementara itu penuturan salah seorang masyarakat yang nggan di sebutkan namanya keberadaan Pabrik Sawmill kayu yang terletak di Korong Pasar Sungai Geringging Nagari Malai 111 koto, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang-Pariaman Provinsi Sumatera Barat yang telah sengaja membuang hasil limbah sampahnya ke jalur sungai (Anak Batang Kamumuan) sangat sulit buat dibrantas.

“Pasalnya sudah hampir lebih (9 tahun) Pabrik Sawmill kayu tersebut berjalan. Belum ada satu Instansi terkait pun yang bisa mengambil keputusan, untuk menutup pabrik Sawmill tersebut. Entah apa sebabnya. Saya pun tidak mengetahui. Mukin saya menduga pemilik pabrik Sawmill kayu tersebut diduga kebal hukum,” ucapnya.

Sementara itu Wali Nagari Malai 111Koto Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang- Pariaman, Provinsi Sumatera Barat Sahat di Konfirmasi Sabtu (12/10/2019) pukul 14.00 Wib terkait Pabrik Sawmill kayu yang telah sengaja membuang hasil limbah sampahnya ke jalur anak (Sungai Batang Kamumuan) mengatakan, mohon maaf Pak Saya baru jadi Wali Nagari.

“Selama Saya jadi Wali Nagari Pun belum pernah ada pemilik Pabrik Sawmill kayu yang bersangkutan melaporkan ke beradaanya kekantor saya,” ucapnya Wali.

Ditempat terpisah Sekretaris LSM Garuda Nasional RI, Provinsi Sumatera Barat (DELCO) memintak kepada instansi terkait untuk serius menanggapi hasil temuan dari Awak media ini. Serta temuan dari tim Anggota LSM Garuda Nasional RI.

“Dikarena Pabrik Sawmill kayu tersebut telah sengaja membuang hasil limbah Sampahnya ke jalur Sungai Anak Batang kamumuan,” tegasnya.

Reporter : zaherman

Editor/Publisher : jml

Facebook Comments