Hentikan Organ Main Malam Hari, Kapolsek Baradatu Adu Mulut Dengan Warga.

by
Photo_1570861110387

Waykanan. Bratapost.com -Semua warga di baradatu menyayangkan sikap arogan Kapolsek Baradatu (Kolpol Syarial Efendi), saat menghentikan organ tunggal yang berujung dengan adu mulut.

Tempat kejadian acara yang berujung perdebatan antara Kapolsek dengan beberapa anggota LSM, Ormas, dan salah satu anggota DPRD Waykanan yang bertempat di sekitar salah satu anggota DPRD di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan. Saptu (12/10/2019).

Ketua PP Pac. Kecamatan Baradtu Ahmad Erfani, menyayangkan tindakan Kompol Syarial Efendi yang menurutnya arogan saat menghentikan organ tunggal tersebut.

“Inikan acara keluarg, tidak untuk umum. Hanya sebatas nyanyi-nyanyi, tidak ada alkohol dan tidak ada narkoba. Seharusnya Kapolsek tidak perlu arogan saat menghentikan acara. Karna ini dapat di bicarakan dengan baik-baik, supaya tidak memicu keributan dan perdebatan dengan warga.”

Masih di lanjutkannya, “Kami Masyarakat Waykanan meminta kepada Bapak Polres Waykanan, untuk tidak di perbolehkan hiburan malam hari tampa terkecuali. Kami minta dalam 14 Kecamatan di Kabupaten Waykanan, tidak ada hiburan malam lagi kedepannya. Jangan tebang tindih dalam menindak lanjuti PERBUB. Tidak ada pengecualian saudara Pejabat, saudara Anggota, harus di tindak tegas. Ini jika benar-benar menegakkan perbub. Karna selama ini masih banyak organ tunggal main sampai malam hari.” Ungkap ketua PP Pac.

Sedangkan menurut Kapolsek Baradatu Kompol Syarial Efendi saat berdebat di tempat acara tersebut dengan masyarakat Baradtu, “Saya hanya menjalankan Perbub.” Ujarnya.

Reporter: YOPI

Editing/publish : Wit

Facebook Comments