Petugas/Penegak Hukum Wajib melindungi Wartawan Yang Menjalankan Tugas Jurnalistik Dengan Benar Dan Sesuai Aturan

by
WhatsApp Image 2019-10-06 at 16.49.59

SIDOARJO, Bratapos com – Apapun alasannya, melakukan penghakiman sendiri tak dibenarkan.Apalagi dilakukan oleh petugas/penegak hukum.Melakukan “penghakiman, apapun alasannya,memukul/merusak/mengeroyok siapapun adalah tindak pidana. Baik dilakukan petugas/penegak hukum maupun masyarakat umum. Baik dilakukan kepada wartawan ataupun non wartawan atau siapapun juga. 06/10/19

Penegak Hukum diperkenankan melakukan tindakan tegas terukur, “hanya” apabila target melakukan tindakan yang membahayakan petugas atau masyarakat. Dan tindakan mengambil gambar/video, sama sekali tidak termasuk dalam kategori “membahayakan”.
Apabila target sudah menyatakan diri sebagai wartawan, petugas/penegak hukum wajib melakukan pemeriksaan identitas target secara professional dan proporsional, sebelum melakukan tindakan lainnya.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan yang mematuhi UU Pers dan KEJ dilindungi UU Pers dan wajib dilindungi oleh petugas/penegak hukum,Bukan malah diintimidasi.
Nota Kesepahaman Dewan Pers dan Polri      No.2/DP/MoU/II/2017 – No.B/15/II/2017 dibuat untuk langkah koordinasi perlindungan terhadap kemerdekaan pers dalam pelaksanaan tugas pers sesuai peraturan perundangan (pasal 1 dan pasal 4).

Bagi wartawan yang merasa melaksanakan tugas jurnalistik dengan benar dan mematuhi hukum/aturan, apabila dihalang-halangi petugas, silahkan berkoordinasi dengan pimrednya dan organisasi wartawannya.
Bagi wartawan yang mengalami tindak pidana, agar berkoordinasi dengan pimrednya dan organisasi wartawannya untuk melakukan tindakan hukum dan tindakan administratif (mengadukan ke atasan pelaku tindak pidana dan ke semua pihak/instansi yang berkompeten/berkaitan).

Anggota PJI yang mendapatkan perlakukan tidak benar (dan berlebihan) dari siapapun saat melaksanakan tugas jurnalistik, silahkan mengadu dengan disertai alat bukti seperlunya. PJI akan melakukan pembelaan secara proporsional,by ketum PJI.

Reporter : sulton

Editor : Dr

Publisher : Redaksi

Facebook Comments