KASUS PENGANIAYAAN BERUJUNG KEMATIAN

by
WhatsApp Image 2019-09-12 at 03.04.35

Kab.Gowa, bratapos.com- Polres Gowa melalui Unit PPA kini telah menetapkan pelaku Per.FN (30) sebagai tersangka atas aksi penganiayaan yang di lakukannya terhadap Per.Lela (70) yang mengakibatkan korban meninggal dunia, terjadi di Jalan Syech Yusuf 3 Kel. Katangka Kec. Somba Opu.

Penetapan pelaku sebagai tersangka ini langsung oleh Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., M.Si., di dampingi Kasubbag Humas Akp M Tambunan dan Kanit PPA Aiptu Hasmawati, pada Rabu (11/09).

“Polres Gowa telah menetapkan Per.FN sebagai tersangka pada Selasa lalu (10/09) kemarin. Penetapan ini di lakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kejiwaan yang telah di ikuti tersangka dan menyatakan tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan karena cakap dan cukup mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya,” terang Akbp Shinto Silitonga.

Dari hasil pemeriksaan, kekerasan ini di lakukan tersangka pada Kamis (05/09) lalu, karena merasa tidak terima atas perlakuan korban yang menegur anaknya.

“Jadi, tersangka melakukan kekerasan dengan cara memukul ke arah rusuk korban, yang mengakibatkan korban mengalami kesulitan untuk makan, sehingga pada Jumat (06/09) korban di berikan perawatan medis di RS Syekh Yusuf hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (07/09)” terang Akbp Shinto Silitonga.

Adapun terhadap tersangka akan di kenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

“Hingga saat ini, penyidik masih menunggu hasil visum korban untuk mengetahui apakah penganiayaan yang di alami adalah efek langsung yang mengakibatkan kematian atau mempunyai efek tidak langsung yang mengakibatkan korban meninggal beberapa hari kemudian,” ucap Akbp Shinto Silitonga.

Di tambahkan Kapolres, pihaknya mengungkapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Lela.

“Kami meminta kepada keluarga korban untuk menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian, dengan tidak melakukan reaksi apapun terhadap keluarga tersangka yang saling bertetangga,” tutup Akbp Shinto Silitonga.

reporter : Hakim

editing/publish : Wit

Facebook Comments