Adilkah?Kisah Tragis Gugatan Cerai Sang Wartawan

by
IMG-20190912-WA0133

Sidoarjo , Bratapos.com – Sidang gugatan cerai yang tertera dalam surat panggilan PA Sidoarjo dengan nomor 3002/Pdt.G/2019/PA.Sda tertanggal 6 Agustus 2019 kepada Heriyaman.S,sebagai tergugat  yang akrab di panggil Bro Hery. Surat yang di tayangkan itu merupakan tindak lanjut dari surat  yang  dikirimkan pengacara penggugat Heru Purnomo,SH kepada Ketua PA  sda pada tanggal 6 Agustus 2019 ,Setelah mendapatkan surat kuasa khusus Nining zairina sebagai penggugat yang tak lain istri dari heriyaman.

Dalam surat gugatan itu Heru Purnomo  menulis 13 dalil mengapa Nining menggugat cerai Heri suaminya,salah satunya yaitu tidak memberikan nafkah materi kepada Nining Zairina.

Menanggapi dalil tuduhan yang di tayangkan penggugat terhadap dirinya Heriyaman sumantri sebagai suami hanya tersenyum dan mengatakan “saya gak mau banyak komentar tentang hal ini walau sifat dan perilaku istri saya  seperti Itu dia tetap ibu dari anak anak saya.

Secercah sikap dari pihak lawan terbaca oleh awak media,dan mengenai tuduhan kita liat aja fakta persidangan seperti apa ,yang utama saat ini anak kami berumur 6 tahun  yang di bawa pergi oleh penggugat dengan alasan tidak jelas entah sekarang berada dimana,dan sudah sidang 3 kali, yang pertama  tanggal 21 Agustus 2019 sidang mediasi saya udah meminta kepada istri saya untuk di pertemukan tapi tidak digubris,dan setidaknya anak ini harus sekolah dia menyanggupi,tapi sampai sidang ke 2 tanggal 4/9/2019.

Padahal himbauan dari majelis hakim tidak di indahkan pada sidang ke 3 Rabu 11/9/2019 saya tetap meminta agar dipertemukan dengan anak saya”.

Dalam persidangan ke 3 Kuasa Hukum Tergugat Armansyah SH  mengatakan “,pada persidangan yang ke 3 hari ini jadwalnya pembacaan jawaban dari klien kami tapi kita pending pada persidangan berikutnya,untuk mengenai anak kami mohon pada sidang selanjutnya agar segera di hadirkan,dan apabila tidak di hadirkan kami akan melakukan upaya upaya hukum  karena dalam hal ini si anak tidak mendapatkan haknya sebagai anak”.

Reporter : sult / her

Editor / Publisher : zai

Facebook Comments