RENCANA AKSI NASIONAL P4GN KABUPATEN ACEH TAMIANG

by
IMG-20190911-WA0028

Aceh Tamiang,bratapos.com-Rabu (11/9) Rencana Aksi Nasional P4GN bertema BERSINERGI Antar Instasi Dalam Mewujutkan Desa Bersih Narkorba (Berinar) Bertempat Di Aula Sidang DPRK Aceh Tamiang Jalan Ir.H.Juanda Desa Bundar Kecamatan karang baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Di Hadiri Kurang Lebih 500 Orang dan Forkopimda Kab. Aceh Tamiang, Mahasiswa sekabupaten Aceh Tamiang Para siswa/Siswi SMA dan Relawan Anti Narkorba Aceh Tamiang.

Acara tersebut di iringi dengan paduan Suara menyanyikan Lagu Mars BNN serta pemutaran vidio, Tayangan Film Peredaran Narkorba Dan Pembrantasan Narkorba Di Propinsi Aceh.

Bupati Aceh Tamiang H. Mursi. SH. Mkn memberikan ucapan selamat Dan terimaksih yang sebesar besar nya kepada para tamu undangan yang telah hadir acara ini serta kepala BNN Propinsi Aceh Brigjen. Pol. Faisal Abdul Naser beserta rombongan di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai nara sumber pada Acara Implementasi Inpres No.6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Menuju Aceh Tamiang Bersih Narkorba Bersinar Tema Bersinergi Antara Instansi Dalam Mewujutkan Desa Bersih Narkorba.

Di lanjutkan Pengukuhan Relawan Anti Narkorba Dan Penyematan PIN Relawan. Pemberian Penghargaan BNNP Aceh Kepada Muspida Dan Desa Bersinar.

Brigjen. Pol. Drs. Faisal Abdul Naser. MH
menyampaikan terimakasih Kepada Unsur Forkopimda, SKPKDPRK, Aceh Tamiang dan Para Undangan yang telah memeberi waktu dan tempat pelaksanaan implementasi Inpres.no 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.

Selanjutnya terang Brigjen. Pol. Faisal Abdul Naser yang kita takutkan saat ini tidak ada tempat lagi di Indonesia ini bahwa Narkorba sudah masuk ke Seluruh oelosok tanah air, khususnya aceh sudah lampu merah tentang Narkorba, ungkapnya.

Presiden R.I sudah nenyampaikan Indonesia darurat narkorba, dalam 1 Tahun yang sudah meninggal 18.000 Orang, dari perolehan Penelitian data setiap tahun nya, imbuhnya.

Acara tersebut juga di hadiri para Datuk dari Desa Tanjung Neraca, Desa Sungai Kuruk dan Desa Perdamaian.

Reporter : Jon

Editing/publish : Wit

 

 

Facebook Comments