Modus Bertamu, Pria Paruh Baya Diadili

by
PicsArt_09-11-05.14.16

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Untung Setiyo, (44) terlihat tertunduk lesu saat diatas kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik Kemarin, (10/9/2019).

Warga Desa Laban, RT.15 RW.01, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu hanya bisa pasrah saat jaksa penuntut umum (JPU) Mansur dari Kejaksaan Negeri Gresik sedang membacakan berkas dakwaannya.

Didalam berkas dakwaannya disebutkan bahwa, terdakwa pada hari Sabtu 30 Maret 2019 bertamu kerumah Sutris (korban) di Dusun Balongdinding RT.19 RW.05, Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

“Waktu itu, terdakwa mengendarai Motor Yamaha Jupiter. Setelah mengobrol cukup lama di dalam rumah, lalu Sutris keluar rumah. Situasi sepi, lantaran ditinggal Sutris. Tatapan mata terdakwa sangat tajam melihat sepeda motor Honda Vario,” kata Mansur.

Pria paruh baya itu leluasa masuk ke kamar Sutris untuk ngambil kunci motor yang ditaruh didepan rak televisi. Usai mendapatkan kunci, terdakwa tancap gas membawa kabur sepeda motor Sutris.

“Dengan sangat santai. Sepeda Motor Honda Vario dengan Nopol L 2791 YR itu dibawa oleh terdakwa untuk bertamj rumah Siti Faidah. Terdakwa berniat untuk pinjam uang sebesar 2,700 ribu. Mirisnya, sepeda motor hasil curian dibuat jaminan oleh terdakwa,” urainya.

Usai mendapatkan uang, terdakwa langsung kabur ke Mangetan dengan naik bis. Polisi mendapatkan laporan dari Sutris (korban) berhasil menangkap terdakwa.

“Pebuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dengan pasal 363 ayat (1) ke 5 KUHPidana, dengan ancaman 7 tahun penjara,” pungkas Mansur.

Sidang yang diketuai majelis hakim Putu Gede Hariadi itu, dibenarkan oleh terdakwa apa yang didakwa pada dirinya. “Benar pak hakim,” cetusnya.

Sambil mengetuk palu, majrlis hakim Putu Gede Hariadi menuunda sidang pekan depan dengan agenda sidang keterangan saksi.

Reporter : jml
Editor/Publisher : wo

Facebook Comments