by

Anak Durhaka, Yang Tega Bunuh Ibu Kandung Divonis 14 Tahun

GRESIK, BrataPos.com – Sadis dan keji. Itulah kata-kata yang pas bagi Rozikin (28), yang tega bunuh ibu kandungnya sendiri, Ranis (65), warga Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Dia pun harus diseret ke meja hijau untuk mempertanggung jawab kelakuannya. Kemarin, (20/8/2019) Rozikin menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Saat ketua majelis hakim Eddy membacakan amar putusannya. Rozikin hanya terlihat diam dan tertunduk lesu di kursi pesakitan sambil mendengarkan hakim sedang membacakan amar putusannya.

Dalam amar putusannya di persidangan. Hakim menilai bahwa, Rozikin terbilang sadis yang tega menggorok orang tuanya sendiri. Seharusnya Rozikin menjadi contoh pada masyarakat.

Hakim meyakini bahwa Rozikin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. “Rozikin melanggar pasal 44 tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Menjatuhkan pidana selama 14 tahun penjara,” ujarnya ketua majelis hakim Eddy.

Pada sidang sebelumnya, Rozikin dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Lila Yurifa Prihasti dari Kejaksaan Negeri Gresik.

PicsArt_08-20-07.31.17

Kendati demikian. Vonis hakim belum dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Pasalnya, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya dari Posbakum maupun Jaksa menyikapi pikir-pikir. “Pikir-pikir yang mulia secara bergantian,” jelasnya.

Peristiwa maut itu, terjadi pada hari Minggu, (10/3/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Janda tiga anak itu, tewas disabit dengan celurit oleh anaknya sendiri Rozikin dengan cara digorok lehernya. Pembunuhan terjadi, karena Rozikin kesal dimarahi.

Peristiwa maut itu, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada yang tahu secara pasti, kapan pelaku menyayat leher ibunya. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak bersimpah darah di ruang tamu.

Reporter : jml
Editor/Publisher : nr

REKOMENDASI UNTUK ANDA