Teror Monyet ‘Jadi-jadian’ Resahkan Warga Desa Jangkar

by
IMG-20190817-WA0139

Situbondo , Bratapos.com – 10 Hari Terakhir ini warga Dusun Beringin RT/RW : 03/02, Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur heboh. Tapi bukan perayaan Tujuhbelasan yang membuat heboh, namun adanya teror monyet ‘jadi-jadian’ di dusun tersebut.

Banyak orang menduga monyet yang menyerang warga adalah monyet jadi-jadian, karena semua korbannya adalah perempuan dan yang diserang dalam keadaan mandi.

Seperti yang dialami Bu Joni 58 th, untuk kedua kalinya pada Jum’at siang (16/8/2019) Ia diserang monyet tersebut, sehingga harus dilarikan ke RSUD Asembagus.

Serangan pertama beberapa hari lalu tidak sampai melukainya, namun pada serangan kedua, pinggang bagian kirinya mengalami luka robek dengan panjang sekitar 5 centimeter. Saat diserang Bu Joni sedang mandi.

” Bukan hanya Bu Joni yang diserang, kalau tidak salah ada 6 perempuan lain yang diserang. Yang terparah itu sampai dilarikan ke rumah sakit di Jember, “ujar H. Agus, tokoh pemuda Jangkar.

Yang aneh, kata H. Agus, yang menjadi sasaran monyet tersebut semuanya perempuan. Waktu kejadiannya juga aneh, yakni ketika si korban dalam keadaan mandi.

” Dari beberapa kejadian memang cukup aneh, korbannya perempuan dan mereka semuanya dalam keadaan mandi. Makanya banyak warga yang menyimpulkan ini teror monyet jadi-jadian, “terangnya.

Penanganan sejak awal terjadinya teror monyet ini sudah dilakukan oleh aparat keamanan. Namun hasilnya nihil, karena sang monyet seakan tahu jika dirinya dicari petugas.

” Ketika petugas datang ke sini, monyetnya tidak menampakkan batang hidungnya. Tapi saat tidak ada aparat kembali menyerang. Sehingga peristiwa ini semakin menguatkan asumsi warga kalau yang menyerang monyet jadi-jadian, “jlentrhenya.

Sementara itu Kapolsek Jangkar IPTU Sadali menyarankan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh atas beredarnya isyu tentang monyet jadi-jadian. Menurutnya lebih baik masyarakat waspada menjaga keluarga dan lingkungan masing-masing dari sasaran monyet tersebut.

” Saat ini memang berkembang isyu adanya monyet jadi-jadian. Saya menghimbau agar warga tidak mudah termakan isyu tersebut, “kata Kapolsek.

Ditanya Bratapos apa tindakan selanjutnya yang akan dilakukan pihaknya. Dengan tegas Kapolsek Sadali menyatakan akan menangkap hidup atau mati monyet yang sudah membuat warga resah.

” Akan saya tangkap hidup atau mati, yang jelas usai Upacara Tujubelasan akan kami buat perangkap, “tegas Kapolsek.

Reporter : Dayat

Editor / Publisher : zai

Facebook Comments