Di Duga Oknum SATPOLAIRUD Polres Gresik Back Up Bisnis Kosmetik Ilegal Merk Vinskin

by
WhatsApp Image 2019-08-15 at 16.16.31

Sidoarjo,bratapos.com – Hasil penelusuran tim investigasi gabungan dari beberapa media terkait temuan adanya aktifitas jual-beli kosmetik ilegal yang dilakukan oleh GM dan LL secara Elektronik “DIDUGA” diback Up oleh oknum anggota Satuan Polisi Air dan Udara (SATPOLAIRUD) Polres Gresik berinisial HMW.

Kepada awak media Deny selaku koordinator Tim menceritakan, Pada hari Rabu, (7/8) sekira pukul 11.30 WIB tim investigasi mendatangi sebuah rumah yang berada Perumahan Pondok Jati Kec. Sidoarjo Kab. Sidoarjo.

Kedatangan kami ke alamat tersebut adalah untuk meminta klarifikasi terkait informasi yang diterima tim bahwa,  rumah di alamat tersebut merupakan tempat produksi kosmetik kecantikan merk “VINSKIN”  yang diduga isinya telah dipalsukan.

Selain terindikasi memalsukan merk “VINSKIN” dari yang asli, produk kosmetik yang ditransaksikan melalui online tersebut tidak dilengkapi dengan izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BADAN POM).

Masih Deny, sebagaimana  diketahui, dalam mempromosikan, menawarkan dan menjual dagangan kosmetiknya,  M dan LL Cs memanfaatkan media Instagram, Face Book dan medsos lainnya.

Apabila ada konsumen yang berminat untuk membeli dagangan Kosmetik tersebut,  amdin meminta kosumen untuk mentransfer sejumlah uang ke No. 0183664xxx  BCA atas nama GM, dan setelah beberapa hari kemudian kosmetik yang seharusnya tak layak edar tersebut terkirim ke alamat pemesan.

Lanjut Deny, kenapa kami menduga ada keterlibatan Oknum SATPOLAIRUD Polres Gresik berinisial HMW yang memback up usaha kosmetik ilegal yang telah dijalankan oleh GM dan LL Cs?

Begini ceritanya, ” Pada hari Rabu, 7/8 sekira pukul 14.30 WIB, tak jauh dari tempat kami ditemui oleh LL sebelumnya, kami didatangi oleh seorang lelaki yang baru saja turun dari mobil Pajero Hitam, memakai kaos merah dan celana Jins warna biru.

Setelah bertatap muka, kamipun saling memperkenalkan diri kami masing-masing. Kepada kami, sosok lelaki tersebut mengaku bernama HMW, anggota dari Polres Gresik.

Saat itu HMW mengatakan, “GM adalah adiknya, dan HMW juga mengaku mengenal baik dengan LL.

Saat ini GM sedang sakit paru-paru dan sedang dirawat, dan mengenai Izin usaha Kosmetik yang dijalankan oleh GM dan Luluk masih dalam proses.” Begitu kalimat yang terlontar keluar dari mulut HMW saat itu.

Memperhatikan kalimat yang terlontar dari mulut HMW saat itu, Deny pun mempertanyakan,  apa sih maksud dan tujuan serta kapasitas HMW saat itu datang menemui kami? Apa ingin kami segera beranjak dari tempat tersebut agar mereka bisa leluasa dapat memindahkan  barang bukti yang ada didalam rumah tersebut ketempat lain?

Dan apa maksud dan tujuan HMW mengatakan,  ” Izin usaha Kosmetik yang dilakukan oleh Gavin dan Luluk masih dalam proses.”

Ingat, jabatan sebagai anggota Polairud tetap melekat pada HMW meskipun saat itu tidak berseragam.

Sedangkan kalimat HMW yang berbunyi ” Izin usaha kosmetik yang dilakukan GM dan LL masih dalam proses”,  sangat bertolak belakang dengan kalimat chat WhatsApp’nya Luluk yang dikirimkan ke salah satu tim kami yang berbunyi, ” SAYA AKAN MENGURUS PERIJINANNYA.”

Dalam persamaan kata, kalimat, ” SAYA AKAN MENGURUS PERIJINANYA”  sama dengan ” BARU AKAN MENGURUS PERIZINANYA”  berarti selama ini GM dan LL belum pernah mengurus perizinannya dan baru akan mengurusnya.” Jelas Deny.

Kalau LL saja sudah mengakui, ” Baru akan mengurus perizinanya.”  Lalu ada kepentingan apa HMW mengatakan, ” Izin usaha Kosmetik yang dilakukan oleh GM dan LL masih dalam proses?.” Jelas Deny Penuh tanya.

“Apakah terlalu berlebihan apabila kami menduga bahwa HMW anggota Satpolairud Polres Gresik, yang dengan sikap dan ucapanya telah berusaha melindungi aktifitas usaha milik GM dan LL Cs yang nyata-nyata telah melanggar hukum?.”  Bersambung…

Reporter : (Oleh Tim) edwin rio

editing/publish ; Wit

Facebook Comments