Diduga Peras Kabag Umum Perlengkapan Gresik, Oknum LSM Dijebloskan

by
PicsArt_08-13-08.58.25

GRESIK, BrataPos.com – Selama 24 jam diperiksa pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT), yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Gresik bersama tim Pidsus Kejaksaan Negeri Gresik pada oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Investigasi Pemantau Aset Negara (LIPAN). Kemarin (12/8/2019)  petang.

Akhirnya Polres Gresik menetapkan dua orang oknum LSM “LIPAN” menjadi tersangka. Dua LSM tersebut, M. Pandjaitan (59) warga Perum Mutiara Citra Graha 1 No. 5, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo dan Djohnson (58), warga Perum Sidokare Indah Blok R No.12 Kecamatan Sidoarjo, Kabuoaten Sidoarjo. Selasa (13/8/2019) sore.

Menurut Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro saat pres rilis mengungkapkan, awalnya sebelum dilakukan OTT kedua LSM Lipan ini, mengirimkan surat permintaan klarifikasi kegiatan tahun 2018 kepada Kepala Bagian Umum Kabupaten Gresik.

“Kemudian surat tersebut oleh bagian umum ditindak lanjuti dengan membalas surat tersebut. Lalu menghubungi kontak yang tertera di surat dari LSM Lipan. Pada saat itu, yang menerima telepon tersangka M. Pandjaitan,” beber Wahyu.

Hasil percakapan via telepon seluler lanjut Wahyu. Pandjaitan minta bertemu dengan pihak dari bagian umum di rumah makan Agis Jambangan Surabaya. Dari hasil pertemuan bersama bagian umum memberikan surat balasan sekaligus serah terima surat.

“Tapi tersangka M. Pandjaitan menolak dengan dalih harus berkoordinasi langsung dengan kepala bagian (Kabag) Umum Kabupaten Gresik Sukardi. Tersangka menilai, apa yang dilakukan oleh bagian umum sekretariat pemkab Gresik tidak melakukan lelang terakit kegiatan rumah dinas (rumdis) Bupati pada anggaran tahun 2018,” ungkap Wahyu.

Sekitar jam 14.00 Wib, tersangka Pandjitan menghubungi Bagus sebagai staff bagian umum untuk minta disampaikan informasi pada Sukardi (Kabag Umum Pemkab Gresik) hendak bertemu.

“Tersangka minta tolong agar dikondisikan uang sebesar Rp. 50 Juta. Namun kalau tidak dipersiapkan uang sejumlah itu, maka pihak oknum LSM Lipan ini akan mengkoordinasikan dengan pihak Kejati Jatim,” jelas Wahyu.

Pada Pukul 17.00 Wib, tersangka M. Pandjaitan bersama Djohnson menuju ruangan Kabag Umum. Pada saat itu, kedua tersangka tetap ngotot minta uang kepada Kabag Umum sejumalah Rp. 50 juta.

Kabag umum sempat menawar sebesar Rp. 20 Juta. Namun pada saat itu, hanya mempunyai uang sejumlah sekitar Rp. 5 Juta.

Tim saber pungli Sat Reskrim bersama tim pidsus kejari Gresik mendapat info ada pemerasan yang dilakukan oleh kedua tersangka ini.

Lalu dilakukan penangkapan bersama barang bukti Uang tunai didalam amplop sebesar Rp. 5 Juta. Dua unit HP Merk Samsung warna putih, Nokia N. 73 warna hitam, prince warna merah silver milik tersangka dan Id Card.

“Kini, kedua tersangka mendekam di balik pahitnya jeruji besi penjara Polres Gresik. Kedua oknum LSM ini dikenakan pasal 368 ancaman pidana 9 tahun penjara dan 378 ancaman 4 tahun penjara,” pungkas Wahyu.

Reporter : jml
Editor/Publisher : wo

Facebook Comments