Pelaksanaan Program Kolam Lele Keluarga (Kolega) di Enam Kabupaten Jatim

by
WhatsApp Image 2019-08-10 at 12.09.51

Surabaya,bratapos.com-Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim melalui Bidang Perikanan Budidaya melaksanakan program Kolam Lele Keluarga (Kolega), dimaksud untuk meningkatkan taraf hidup, pemberdayaan masyarakat dan menambah pendapatan keluarga dari pembudiyaan ikan lele atas program tersebut.

Dukungan dan antusias yang sangat positif dari masyarakat terhadap program kolega, karena hasil program kolam lele keluarga (kolega) langsung dapat dirasakan, tidak kalah pentingnya yakni dapat memberdayakan keluarga untuk bisa berkreasi dalam pengolahan makanan ikan lele dari hasil kolega.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim Ir. Moh. Gunawan Saleh, MM melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya Ir. Hari Pranoto menjelaskan, “bahwa program kolam lele keluarga (kolega) akan kami laksanakan di enam kabupaten Jatim yakni Bangkalan, Sumenep, Trenggalek, Sidoarjo dan Lamongan. Selanjutnya untuk triwulan 3 akan dilaksanakan di Lamongan, Nganjuk, Malang, Bondowoso dan Kediri”.

WhatsApp Image 2019-08-10 at 12.09.52(1)

“Kendala mahalnya pakan pada pelaksanaan budidaya ikan lele, “bahwa ada namanya FCR, kita keluarkan pakan 1kg dapat daging 1kg, itu pakannya saja sudah menyentuh 9000/kg, kalau benih ukuran 5-7cm/ekor, dan biaya istrik serta lainnya, nanti saat panen minimal harga lele Rp 11.000,-/kg sedangkan saat ini harga lele dari petani tradisional Rp 15.500,-/kg, jadi masih mendapatkan keuntungan.”jelasnya

Lanjut Hari,  ada beberapa cara dan teknik dalam budidaya ikan lele diantaranya :
Pakan yang digunakan namanya fermentasi, kita tidak perlu pakai pakan yang mahal akan tetapi pakan yang sudah ada SNI, registrasi dari KKP, tapi dipakai perlakuan fermentasi yakni pemakaian bakteri yang hidup tapi yang menguntungkan, sehingga bisa meningkatkan protein sebesar 10% dalam waktu 24-36jam. Bibit yang dipakai ukuran yang besar yakni 7cm, itu harus punya relasi sendiri.

Hari menambahkan, “pengetahuan dan pengalaman serta teknis budidaya ikan lele bagi masyarakat dan peternak lele sangat diperlukan, seperti pemberian pakan tambahan dari ayam mati, kecoak belum bersayap serta sisa siput itu tindakan yang salah. Seluruh peternak lele bisa konsultasi sama pihak DKP Jatim untuk menambah pengetahuan dan pengalaman budidaya ikan lele.” ujarnya.

reporter ; (mans)

editing/publish

Facebook Comments