Kejar Mutu Pendidikan Dengan PMP

by
IMG-20190809-WA0219

Situbondo , Bratapos.com – Guna meningkatkan kualitas pendidikan, Korwil Pendidikan Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo Jawa Timur gelar acara. Dalam hal ini, Korwil menggandeng PGRI Asembagus menggelar Sosialisasi PMP (Pemetaan Mutu Pendidikan) pada 5 Agustus yang ada di Kecamatan Asembagus.

Menurut Harun, SPd, SD, Korwil Pendidikan Kecamatan Asembagus, sosialisasi PMP ini sangat penting dilakukan. Sebab, dengan adanya perbedaan PMP tahun 2018 dengan PMP tahun 2019.

” Perbedaannya di responden, khususnya kepala sekolah, guru, siswa dan komite. Untuk tahun 2018, ada responden dari pengawas, nah untuk tahap ini sudah tidak ada responden dari pengawas, “ujarnya pada Bratapos Jum’at (9/8/2018).

Harun menambahkan untuk PMP tahun 2019, Pengawas hanya sebagai supervisor untuk memantau mutu pendidikan di setiap lembaga penyelenggara.

” Yang mendasar itu, kita ingin melihat disetiap satuan pendidikan itu adalah mutu raport siswa, “tambahnya.

Lebih detail Harun mengatakan, leading sektor untuk PMP ini ada 4 pilar. Pertama, akreditasi sekolah. Kedua USBN untuk siswa sekolah dasar sampai sejauh mana peningkatannya dalam satu lembaga pendidikan.

” Yang ketiga yaitu uji kompetensi guru. Dan keempat baru melihat bagaimana raport mutu pendidikan di setiap lembaga, “urai Harun.

Sementara Ketua PGRI Asembagus, H. Sahwito, SPd, MPD mengatakan, bahwa sosialisasi PMP sangat bermanfaat bagi penyelenggara pendidikan. Ini semata untuk mutu pendidikan itu sendiri.

” Sebagai Ketua PGRI sangat mendukung sosialisasi PMP ini. Harapan kami dengan kegiatan ini agar mutu pendidikan khususnya di Kecamatan Asembagus semakin meningkat, “ucapnya.

Secara moral, kata H. Sahwito, para guru bertanggung jawab atas mutu pendidikan itu sendiri. Menurutnya PMP merupakan evaluasi kegiatan secara riel.

” Karena guru adalah instrumen pendidikan, termasuk siswa dan komite. Sehingga dari instrumen riel itu dapat kita lihat bagaimana mutu pendidikan di masing-masing lembaga. Intinya ada sinergi antara guru, siswa dan komite,” pungkasnya.

Reporter : Dayat

Editor : Ardian

Publisher : zai

Facebook Comments