MENDAKI KARENA SIAP BUKAN SIAP KARENA MENDAKI !

by
WhatsApp Image 2019-07-26 at 11.35.24

Hallo kawan kawan pencinta alam. khusus nya buat kalian yang sangat menggilai atau suka naik ke gunung karna terpesona dengan keindahan semesta yang di pamerkan oleh gunung kepada manusia ketika kalian telah sampai di puncak gunung. Sebagai seorang yang menggemari hobi mendaki gunung tak heran lagi bahwa seorang tersebut sangat ingin sekali untuk menaklukan si puncak gunung

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan ketika kalian mau melakukan kegiatan pendakian atau isitilah keren nya mountainerring. Kalian harus sering memperhatikan Terutama tentang kondisi fisik kalian . perlu kalian siapkan fisik yang prima dan mental yang kuat karna mendaki gunung bukan termasuk olahraga yang ringan seperti olahraga yang dapat kita lakukan sehari – hari melainkan merupakan salah satu bentuk olahraga yang tergolong berat . dan satu hal penting lagi yang harus kalian perhatikan dalam mendaki gunung adalah barang bawaan yang kalian bawa. biasanya seorang pendaki tidak memikirkan kapasitas diri dengan barang bawaan nya yang tidak sesuai dengan fisiknya dampaknya adalah barang bawaan terlalu berat dan meneyabkan sakit nyeri yang berlebihan pada pundak

Nah kali ini saya akan mengulas tentang beberapa ancaman penyakit yang sering di alami oleh seorang pendaki . dan menyampaikan sedikit pengalaman  saya untuk menjaga keselamatan kalian saat mendaki gunung dan informasi ini sangat penting untuk kalian ketahui khususnya untuk kalian yang baru pertama kali atau pemula yang ingin mendaki ke gunung

Berikut adalah beberapa kejadian yang dapat di golongkan sebagai penyakit pengunungan atau saat berada di gunung

  • HIPOTERMIA

Apakah itu hipotermia ?

Hipotermia adalah kodisi ketika suhu badan  atau tubuh kita menurun drastis. Suhu badan kita bisa menurun hingga 35 o.perlu kalian ketahui  bahwasan nya suhu normal pada tubuh manusia berkisar 37 oC bila suhu tubuh jauh dari 37 oC maka tubuh akan kehilangan panas lebih cepat dari pada produksi nya

  • HEAT STROKE

Apakah itu Heat Stroke?

Heat stroke justru kebalikan dari hipotermia, yaitu disebabkan suhu yang tinggi dengan pemasukan cairan yang kurang. Biasanya ini terjadi di tempat yang panas dalam waktu yang lama. Seperti banyak berolahraga mengeluarkan keringat, tapi tidak diimbangi cairan dengan cairan masuk yang memadai. Pertanda Anda terkena penyakit ini ialah suhu tubuh yang meningkat tidak terkendali, keringat berkurang, sangat haus, sesak nafas, sakit kepala,sampai tidak sadarkan diri. “Umumnya didahului dengan dehidrasi,” tuturnya. Pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan ialah membawa korban ke tempat teduh, lindungi dari panas matahari, dinginkan kepala korban dengan kompres dingin, dan beri minuman dingin.

  • Frostbite

Apakah Frostbite?

 Kategori penyakit ini disebabkan oleh hawa dingin atau es (salju). Frostbite sering terjadi di ujung jari tangan/kaki, dikarenakan letaknya yang jauh dari jantung, sehingga aliran darah minimal. Frostbite bisa terjadi hanya di permukaan kulit, bahkan bisa ke dalam otot termasuk menyerang tulang jika sudah parah. Jika terjadi di kulit, permukaan kulit akan terasa keras dan berwarna abu-abu putih, terasa sakit. Sedangkan jika makin parah bisa menjadi keras dan kaku seperti papan (mati rasa). Penanganan yang harus Anda lakukan, mula-mula letakkan bagian yang sakit pada anggota tubuh lainnya yang hangat (ketiak atau selangkangan). Jangan menggosok-gosokkan karena mudah menyebabkan kematian jaringan. Agar lebih hangat rendam bagian tersebut di air hangat, tetapi jangan dekatkan langsung ke sumber api, lampu, atau batu panas, kerana akan mengakibatkan kerusakan yang lebih parah..

Apa lagi setengah beredar luas film-film pendakian dan munculnya film pendakian happy ala 5 cm semakin membuat orang berbondong-bondong melakukan kegiatan berbahaya tapi syahdu ini.

Banyak pendaki pemula atau pendaki sekarang yang lebih mendahulukan gaya dari pada keselamatan mereka sendiri, kapasitas diri dan barang bawaan terkadang tidak sesuai, dan berikut ini saya ingin menyampaikan sedikit pengalaman saya untuk menjaga keselamatan kita saat mendaki.

Setelah semua barang-barang siap, sebuah manajemen perjalanan itu harus selalu dilakukan agar tujuan kita terarah dan bisa mengantisipasi hal-hal yang bisa terjadi nanti. dan berikut ini manajemen perjalanan yang harus dilakukan :

  1. Manajemen Perencanaan :

hal ini penting adanya dengan manajemen perjalanan, perjalanan yang akan kita lakukan akan lebih efesien dan terarah karena menyangkut gunung mana yang akan kita daki, di daerah mana gunung yang kita daki, sejauh apa gunung yang akan kita daki sampai berapa hari kita akan mendaki dan berapa banyak logistik yang akan kita bawa nanti.

saya sendiri merasakan kenyamanan bila manajemen perencanaan sudah dilaksanakan. karena kita tidak tahu kapasitas diri kita pada saat mendaki bukan?

  1. Manajemen Logistik :

Hal ini sangat penting adanya, apalagi kita berangkat pendakian dalam jumlah yang besar. lakukan perhitungan terhadap berapa orang yang mendaki serta seperti apa medan yang akan kita daki. hal ini sangat mempengaruhi logistik yang ada selain satu sama lain harus bisa memahami kapasitas makan dari setiap orang yang ikut mendaki. selain itu air merupaka hal penting. usahakan setiap pendaki memegang air, memang berat tapi ini sangat berguna bila dalam perjalanan kita ketinggalan dari pendaki satu kelompok lainnya. dan pembagian logistik biasanya hal yg jadi masalah. tunjuk orang atau ajukan diri yang ingin membawa tenda(usahakan sadar diri), dan logistik perjalanan seperti air, coki-cokia tau makan ringan yang bisa dikonsumsi diperjalanan sebaiknya masing-masing bawa sendiri kecuali logistik pokok bisa tunjuk satu orang atau mau dibagai-bagi juga tergantung kesepakatan tim(jangan sok kuat)

  1. Manajemen Pendakian :

 Setelah mengatur rencana dan menyiapkan logistik kita pun perlu melakukan manajemen pendakian(ini istilah dari saya terserah anda mau bikin istilah sendiri juga hehe) hal ini sangat di perlukan formasi yang tepat bisa membantu kita pula mendaki dengan nyaman. sepakatilah 1 orang yang bisa mengatur ritme jalan dan nafas kita dalam pendakian. tempatkan dia di bagian paling depan. beruntun hingga orang yang paling cepat jalannya dibelakang. formasi ini bila ingin selalu bersama-sama hingga mencapai puncak dan perjalanan santai. beda lagi bila perjalanan dikejar waktu, atau ingin memasang tenda terlebih dahulu. yang terpenting ketika dalam perjalanan usahakan kita tahu kapasitas diri kita, bila ternyata merasa dalam kondisi yang membutuhkan teman saat berjalan usahakan jangan sendirian(soalnya ada juga yang demen jalan sendirian kan). dan inget air harus pegang masing masing hehe

3 manajemen tadi perlu dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan keselamatan tentunya, karena tidak akan kita menikmati sebuah keindahan alam ini bila dalam perjalanan kita mengalami kecelakaan.

Penting bagi kalian yang ingin atau hobby mendaki untuk menjaga fisik nya dengan cara berolahraga , bukan hanya fisik tetapi observasi atau research (penelitian) dengan cara bertanya dengan para ahli atau juga browsing di internet tentang gunung tujuan kalian mendaki mulai dari keadaan sekitar , trek digunung itu sendiri , dan tingkat bahaya nya , bahkan perkiraan cuaca nya sekali pun.

WhatsApp Image 2019-07-26 at 11.35.24(1)
Penulis : Rakhmat budi santoso Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi

Facebook Comments