Meminimalisir Balapan Liar di Sidoarjo

by
Penulis : Devina mahasiswa universitas muhammadiyah sidoarjo
Penulis : Devina mahasiswa universitas muhammadiyah sidoarjo

Akhir akhir ini semakin marak balapan liar di kota kota besar , baik sepeda motor maupun mobil yang jelas peristiwa itu meresahkan warga sekitar. Belum lagi sebagian pelaku balap liar adalah anak muda. Akan tetapi tidak semuanya seperti itu, ada juga karena memang hobinya di dunia balap dan gara gara tidak memiliki wadah jadi mereka menuangkan nya dengan cara balap liar.

Peristiwa ini terjadi salah satu penyebabnya adalah kurangnya wadah bagi mereka yang memiliki hobi di balap , dan kurang nya perhatian dari pemerintah setempat. Bukan hanya balap liar saja, didalamnya bisa juga terdapat tindakan kriminal yang merugikan orang lain maupun diri sendiri. Memang, aparat sudah melakukan kebijakan atau konsekuensi kepada mereka yang tertangkap melakukan balap liar dijalan raya yang bertujuan menimbulkan efek jerah pada pelaku balap liar, tetapi yang ada malah balap liar semakin menjadi jadi .

Contohnya di Kota Sidoarjo , balap liar sudah menjadi tradisi para kawula muda di malam minggu baik menjadi peserta atau hanya penonton saja. Bahkan polisi yang membubarkan pun terkadang juga tidak mempan bagi mereka untuk berhenti balapan. Karenanya itu, akibat balap liar dapat merugikan orang lain dan diri sendiri contohnya banyak dari mereka yang mengikuti balap liar dalam kondisi pengaruh minuman keras , belum lagi perjudian yang ada dalam balapan tersebut , belum lagi jika ada salah satu pihak yang tidak terima dengan lawan.

Bisa jadi tawuran , yang mana korbannya bisa bisa bukan hanya pelaku balap liar saja bahkan yang menonton , warga sekitar juga terkena imbasnya , bisa jadi malah jatuh korban juga. Tapi itu semua kembali ke pribadi individunya sendiri jika tau aturan maka tidak akan terjadi seperti itu , tetapi jika tidak ada kesadaran dari diri sendiri bahwa itu adalah perbuatan yang salah maka ya percuma saja , apa yang dilakukan akan dianggap benar.

Maka dari itu pentingnya wadah bagi mereka sangat berperan untuk mengurangi terjadinya balap liar dan resiko resikonya. Wadah sangat penting karena jika ada wadah mereka memiliki tempat untuk menuangkan bagi mereka yang menyukai ataupun memiliki hobi balap. Disini wadah itu mungkin bisa dalam berbagai bentuk mulai dari membentuk komunitas yang didukung oleh kepolisian dan pemerintah kota yang mana didalamnya akan di beri masukan dan penjelasan tentang peraturan di jalan raya, syarat syarat kelengkapan sepeda motor , bahayanya balapan liar dan dampaknya , bahkan jika perlu bisa diadakan lomba safety riding bagi tiap tiap komunitas yang ada.

Cara ini sudah berjalan di beberapa komunitas tetapi komunitas motor gede yang mana kelas sosialnya lebih tinggi , dan ini tidak merata yang membuat kesadaran hanya terjadi di kalangan sosial yang tinggi saja tidak sampai menyentuh kelas bawah , dan bahkan sekarang juga sudah mulai redup , jika sosialisasi dan kesadaran itu merata mungkin akan berkurang peristiwa balapan liar.

Bukan hanya komunitas , mungkin dengan adanya wadah yang lain seperti arena atau sirkuit bagi mereka yang menyukai dunia balap juga bisa meminimalisir terjadinya balap liar. Karena mereka para pelaku balap liar akan berpindah alih ke tempat yang disediakan oleh pemerintah untuk menuangkan hobi balap atau bagi mereka yang menyukai dunia balap itu tadi. Bahkan bisa di buat lomba yang bisa mencakup bukan hanya kota Sidoarjo saja mungkin saja seluruh Jawa Timur yaitu lomba yang bertingkat Provinsi , dan bahkan dari wadah tersbut bisa mencetak atlit balap daerah bahkan bisa mencetak atlit yang lebih hebat dari atlit nasional.

Tohya nanti yang diangkat nama daerah jikalau bisa ke kancah internasional bisa mengharumkan nama Indonesia. Selama ini apa yang dikatakan orang atau pikiran orang tentang balapan liar itu jelek ternyata bisa mengaharumkan nama bangsa. Tapi itu semua juga tidak luput dari dukungan pemerintah dan aparat setempat untuk mengayomi para pelaku balap liar , ketika memang sudah ada wadah bagi mereka.

Sosisalisasi juga sangat penting karena percuma juga jika ada wadah tapi sosialisasi nya kurang , ya mereka juga tidak akan tahu jika ada wadah bagi mereka yang memiliki hobi balap , yang berarti akan berhasil nihil. Sosialisasi yang mendetail tentang tata cara dan syarat untuk menggunakan wadah yang disediakan juga tidak kalah penting karena jika tidak hasilnya ya sama saja , ada wadah malah tidak dipergunakan sesuai aturan malah dibuat untuk hal yang tidak semestinya alias disalah gunakan. Memang sudah ada wadah berupa sirkuit tetapi jaraknya yang tidak memungkinkan untuk di tempuh karena mungkin jaraknya yang terlalu jauh yaitu di kota Surabaya yang berletak di kenjeran.

Dan belajar dari kota Surabaya pula sangat minim adanya balap liar disana karena disana sudah ada wadah bagi mereka yang ingin menuangkan hobi dan kegemarannya di dunia balap. Ibarat sampah asal memiliki tempat untuk membuang dan para penghasil sampah bisa membaca dan mengerti pasti tidak akan ada sampah yang tidak pada tempatnya. Jadi harapan kedepan agar bisa meminimalisir dan tidak membuang bakat dan kemampuan yang dimiliki para pelaku balap liar dan digunakan ke hal yang positif.

Dari hal hal yang sudah disampaikan jika bisa berjalan maka dirasa akan lebih efektif untuk mengurangi adanya balap liar di Sidoarjo bahkan tidak hanya di Sidoarjo saja , bisa jadi kota kota besar yang belum menemukan solusi untuk permasalahan balapan liar bisa menjadikan Sidoarjo sebagai contoh agar bisa diterapkan di kota kota lain , kalau memang kota nya lebih besar dari Sidoarjo ya tinggal skala wadah nya saja lebih diperbesar dan sosialisasi nya juga bisa lebih ditingkatkan.

Facebook Comments