Istri Mantan Kades, Berduet Dengan Patahana

by
PicsArt_07-21-08.03.54

GRESIK, BrataPos.com – Tahap demi tahap sudah dilalui, sesuai dengan peraturan gubernur (Pergub) Jatim dan peraturan daerah (Perda) Gresik oleh panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Kali ini sudah memasuki yang sangat krusial. Yakni, menggelar rapat pleno terbuka penetapan dan pengundian nomor urut calon untuk periode 2019-2025. Acara yang penuh canda tawa itu, digelar di pendopo desa Peganden. Minggu (21/7/2019) siang.

Namun juga sedikit tegang dalam penetapan dan pengundian nomor urut calon tersebut. Pasalnya, dalam pesta demokrasi pilkades tersebut ada dua kandidat.

Mustain sebagai patahan, dan Hj. Musa Yakha mantan istri kades Peganden. Dua calon tersebut, masing-masing mempunyai berkeinginan untuk menjadi orang nomor satu di desa Peganden.

Ketua panitia pilkades Peganden Nur Rifa’i meminta pada kedua calon maupun tim suksesnya. Agar mematuhi Undang-undang, peraturan Bupati Gresik, dan arahan dari paniti.

“Hal itu agar pilkades Peganden sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.

Usai ketua panitia pemilihan Kepala Desa Peganden memberi sambutan dan membacakan tata tertip, maka kedua kandidat sudah resmi menjadi calon Kepala Desa Peganden dan langsung diadakan pengundian nomor urut.

Hasilnya, Mustain sebagai patahana No urut 01, dan Hj. Musa Yakha No urut 02. Kedua calon ini, terlihat menebarkan senyum pada semua yang hadir.

Sementara Forkopimcam Manyar, Ipda M. Yasin waka Polsek, Danramil Kapten Inf Sali, dan Suyono Camat Manyar, memberikan himbauan pada para calon. Agar saling meredam semua tim suksesnya. Sehingga tidak ada saling gesekan.

“Berjuanglah sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Jangan sampai melenceng dari jalur-jalur yang sudah digaris oleh panitia. Kami minta pada kandidat, harus menerima kalau tidak jadi kades serta legowo,” ujarnya.

PicsArt_07-21-08.05.04

Lanjut Forkopimcam Manyar, jangan sampai menyebarkan berita hoax. Karena itu menjadi petaka pada yang menyebarkan berita bohong. Mari kita pilih dengan ke ikhlasan. Mari kita menjaga sama-sama.

“Kami titip desa Peganden. Sejauh ini sudah rukun jangan sampai dikotori dengan yang berbau pidana. Desa Peganden tetap guyup, rukun, dan harus tetap menjaga kekompakan. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

Mari kita ciptakan pilkades yang aman, nyaman dan sejuk. Jangan sampai ada perpecahan. Kita harus legowo menerima hasilnya, siapapun yang terpilih dan siapapun yang kalah.

“Panitia harus melaksanakan sesuai dengan prosedur, sehingga pilkades ini berjalan dengan lancar aman dan nyaman,” pintanya mereka.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

Facebook Comments