Tak Terima Dituduh Selingkuh, Pak RT Bacok Warganya

by
IMG-20190719-WA0148

Situbondo , Bratapos.com – Supriyono 40 th, warga Kampung Barat RT/RW : 02/05, Desa/Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menjadi korban pembacokan pada Jum’at sore (19/7/2019).

Korban Supriyono dibacok oleh Ali Basri 49 th yang tak lain Ketua RT Kampung Barat RT/RW : 02/05, Desa/Kecamatan Asembagus. Akibat bacokan tersebut korban harus dilarikan ke RSUD Asembagus karena mengalami luka robek sepanjang 5 cm di bagian kepalanya.

Kepada Bratapos petugas Polsek Asembagus, AIPTU Liskurrahman menerangkan kejadian pembacokan itu berawal saat korban Supriyono hendak menjaring ikan di Pantai Banongan, Asembagus mengendarai sepeda motor. Tanpa disadarinya Ali Basri membuntutinya.

” Saat sampai di depan Perumahan Kongsen karyawan PG Asembagus, Supriyono dipepet oleh Ali Basri. Tanpa basi-basi, Ali Basri membacok Supriyono dengan clurit yang dibawanya. Usai membacok korban, pelaku melarikan diri, sementara korban dilarikan ke RSUD Asembagus, “ujar AIPTU Liskur.

Peristiwa pembacok itu berawal dari rasa tersinggungnya Ali Basri atas tuduhan perselingkuhan dengan istri Supriyono. Menurut AIPTU Liskur beberapa hari lalu Supriyono sempat mengancam Ali Basri.

” Beberapa hari lalu Supriyono menelepon Ali Basri, Dia menuduh Pak RT itu telah selingkuh dengan istrinya. Bahkan Supriyono mengancam Ali Basri dengan kata-kata, ‘Kalau laki-laki carok’, ucap AIPTU Liskur.

Tuduhan selingkuh ini berawal saat istri Supriyono datang ke kediaman Ali Basri untuk kepentingan mengurus surat. Sejak saat itu Supriyono merasa cemburu, karena sang Ketua RT, Ali Basri tidak punya istri alias bujangan.

Saat ini kasus pembacokan tersebut ditangani Polsek Asembagus. Pelaku Ali Basri menyerahkan diri ke Mapolsek Asembagus dengan membawa barang bukti berupa clurit yang dipakai membacok korban. Diduga pembacok tersebut telah direncanakan oleh pelaku.

Saat dikonfirmasi di RSUD Asembagus, Supriyono mengatakan akan melanjutkan kasus pembacokan terhadap dirinya.

Reporter : Dayat

Editor : ardian

Publisher : Redaksi

Facebook Comments