Masih Bocah Sudah Mengenal Sabu, Akhirnya Masuk Bui

by
PicsArt_07-19-07.45.35

GRESIK, BrataPos.com – Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Silvia Terry, akhirnya menjatuhi hukuman pembinaan selama 1 tahun terhadap anak inisial AL (17), kemarin (18/7/2019).

Anak AL merupakan tersandung kasus sabu-sabu. Selain itu anak AL warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sodoarjo itu, juga diberi pelatihan kerja selama 1 bulan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Surabaya.

Saat majelis hakim Terry membacakan amar putusannya. Anak AL saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik, terus menundukan kepala. Sesekali dia melihat hakim yang sedang membacakan amar putusanya.

Sementara pihak lain yang hadir dalam ruang sidang adalah Aditya Budi S, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Gresik, ibu kandung pelaku, serta penasehat hukumnya dari Posbakumadin yang diketua oleh Ali Mukhsin.

Dalam dakwaan jaksa Aditya Budi S sidang sebelumnya, anak AL didakwa pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) tentang narkotika.

Dalam fakta persidangan. Pelaku membawa sabu seberat 0.3 gram diselipkan di kantong celana dalam. Saat ditangkap polisi anak sempat menangis minta tolong.

Pada sidang tuntutan, AL dituntut oleh jaksa Aditya Budi S, selama 1 tahun 10 bulan. Namun vonis hakim belum dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah). Pasalnya jaksa maupun penasehat hukum menyatakan pikir-pikir.

Hal yang memberatkan. Anak AL tidak mendukung program pemerintah. Meresahkan masyarakat. Hal yang meringankan, anak AL berjanji tidak ingin mengulangi kembali perbuatannya.

Diberitakan sebelumnya, anak AL ditangkap polisi di depan indomaret di desa Bambe, Driyorejo, Gresik. Setelah digeledah oleh polisi, di dalam celana dalam diyemukan sabu seberat 0.30 gram.

Saat dilakukan penyidikan, polisi akhirnya anak AL ditetapkan tersangka. Pasalnya dia memiliki barang haram tanpa ijin.

Reporter : jml
Editor nr
Publisher : redaksi

Facebook Comments