Kosekan , Gabus Sering Tutup Kantor Desanya

by
IMG-20190719-WA0120

PATI , Bratapos.com – Pelayanan Pemerintah Desa Kosekan Kecamatan Gabus Perlu dipertanyakan, Soalnya Kantor Desa Kosekan yang dijadikan tempat Pelayanan Masyarakat Atau warga Desa Kosekan itu sering tutup pada jam kerja , Bahkan pernah dalam satu Minggu penuh kantor desa tutup seperti yang diungkapkan salah satu warga desa Kosekan. Bratapos.com yang tak sengaja melewati kantor Desa tersebut, Selasa 16 Juli 2019 sekitar pukul 09.30 Wib Keadaan Pagar dan Kantor Pemerintahan Desa tersebut dalam keadaan tertutup bahkan lampu teras kantor masih menyala.

Balai Desa Kosekan dalam keadaan sepi tanpa penghuni atau tanpa adanya Pamong Desa atau perangkat desa yang nampak, Padahal waktu masih menunjukkan jam kerja.

Dan Kami bergegas ke Rumah Kepala Desa namun Rumahnya juga tertutup rapat dan saat di hubungi lewat telepon Kades tidak ada respon atau telepon tidak diangkat dan saat di kirim pesan WA cuma dibaca namun tidak ada balasan. seusai Isro’i , Kepala Desa Kosekan sampai Sekitar Balai Desa Kosekan Ketemu Warga , Bratapos , Kemudian bertanya tentang tutupnya Kantor Desa.

Warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan dengan bahasa Jawa

“Kantor Deso panci arang buka kok mas, kadang yo seminggu Ra buka mas”ceritanya. (Kantor Desa memang jarang buka kok mas, kadang ya satu Minggu full tidak buka)..

Ditanya alasannya warga tersebut tidak mengetahuinya dan ia menjelaskan bahwa Kepala Desa juga jarang berangkat ke kantor “Petinggi ne yo arang – arang Nek kantor , yo arang-arang neng Omah kok mas, la Nek butuh jaluk tanda tangan Moro Nek omah kadang yo ora Ono Nek omah,yo gelem ora gelem yo nunggoni sak ketemune, wong butuh kok mas” ungkapnya.

(Kepala Desa ya jarang di Kantor kok mas, la kalau butuh minta tanda tangan ya datang ke rumahnya, kadang kades tidak ada Dirumah,terpksa kalau butuh ya nunggu sampai ketemu,la kita butuh kok mas. katanpa pungpung yang butuh siapa , kalau butuh ya cari yang berkepentingan ‘Pungkasnya .

Reporter : sholihul Hadi

Editor : dr

Facebook Comments