Diduga Lalai, Penambal Ban Tewas

by
IMG-20190719-WA0083

Situbondo, Bratapos Com – Nasib naas menimpa pekerja penambal ban bernama Joko, warga Dusun Krajan, Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Ia harus meregang nyawa akibat kecelakaan kerja, Kamis malam (18/7/2019)

Menurut petugas Polsek Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Brigadir Dadang Krisdianto, kronologis kejadian berawal saat Joko bertugas menggantikan Kuswari yang sudah habis jam kerjanya, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu ada sebuah truk pengangkut gelabat tebu hendak menambal ban serep.

” Saat itu Kuswari sudah meninggalkan bengkel tambal ban, lalu Joko melanjutkan pekerjaan menembel ban serep truk tersebut, “ujar Brigadir Dadang pada Bratapos.

Saat asyik akan membuka ban luar dari pelknya dengan menggunakan pemukul besi, tak disadari Joko, alat penyungkit ban yang terbuat dari besi mental mengenai pelipis kanan tembus ke bagian belakang kepalanya.

” Berdasarkan keterangan beberapa saksi, peristiwa ini murni kecelakaan kerja. Dugaan sementara korban lalai saat melakukan proses menembel ban, “ucapnya.

Menurut Rustam, seorang saksi yang mengetahui kejadian itu, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.25 WIB. Ketika itu Joko sedang berusaha membuka ban luar.

” Nah saat membuka ban itu peristiwa yang menimpa Almarhum Mas Joko terjadi. Setahu Saya pas ban dipukul pakai alu besi besar itu, alat pencungkil yang diletakkan di atas ban mental. Mungkin saking banternya, pencugkil itu mengenai pelipis kanan tembus ke bagian belakang kepalanya, “jelas Rustam.

Sejurus kemudian warga yang berada di TKP langsung menghubungi pihak RSUD Asembagus, ada juga yang menghubungi Polsek Asembagus. Lalu korban dilarikan ke RSUD Asembagus.

Namun karena peralatan di RSUD Asembagus tidak memadai, akhirnya Joko dirujuk ke RSUD Abdurrahem Situbondo. Lagi-lagi karena RSUD Abdurrahem tidak mampu menangani, akhirnya Joko dilarikan ke RSUD dr Subandi Jember.

Meski dirujuk ke RSUD dr Subandi, namun nyawa korban tidak tertolong. Sekitar pukul 24.00 malam, akhirnya Joko menghembuskan nafas terakhir. Malam itu juga jenazah dibawa pulang ke Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Situbondo. Jenazah Joko kemudian dimakamkan keesokan harinya, Jum’at (19/7/2019) sekitar pukul 08.00 WIB di pemakaman umum Desa Gudang, Asembagus, Situbondo.

Reporter : Dayat

Editor : ardian

Publisher : Redaksi

Facebook Comments