Anggaran Pemkot Batu Di Bidang Pariwisata Dan Pemberdayaan Masyarakat

by
20151203002202_IMG_7847

GRESIK, Bratapos.com – Tim penilai lomba sekolah sehat tingkat nasional kembali nyambangi Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah melakukan penilaian terhadap sekolah yang masuk nominasi lomba sekolah sehat tingkat nasional tahun 2019.

Kali ini, tim melakukan penilaian di Sekolah Dasar (SD) Mummadiyah GKB yang berlokasi di jalan Berlian, Desa Suci, Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Jumat (19/07/2019).

Tim yang diketuai oleh H. Ahyar bersama rombongan penilai tiba di SD Muhammadiyah 2 GKB sekitar pukul 08.00 wib dan disambut hangat oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari, Wakil Ketua I TP PKK Hj. Zumrotus Sholihah Qosim dan juga Wakil Ketua II Betty Andhy Hendrp Wijaya serta segenap jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Saat mendampingi tim penilai, Bupati Sambari bercerita tentang kondisi Kabupaten Gresik yang sangat peduli terhadap kesehatan yang diimplementasikan melalui menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami di pemerintah kabupaten Gresik sangat komitmen terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. Alhamdulillah sejumlah penghargaan telah kami raih, diantaranya adalah swasti saba padapa dan swasti pada wiwerda terkait dengan kabupaten sehat,” Katanya.

Tak hanya itu, Kabupaten Gresik juga meraih penghargaan atas implementasi terhadap pelaksanaan perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Asap Rokok (KTbr).

“Namun semua itu bukan menjadi tolok ukur utama, yang paling penting adalah pelaksanaannya yang terus kami tekankan terhadap masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Disampaikan lebih lanjut, Pemkab Gresik berkomitmen dan mendukung penuh lomba ini. Tenaga pendidik dan siswa  juga didorong untuk melaksanakan Trias UKS dengan baik serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Sehingga nantinya bisa mencapai prestasi yang optimal,” katanya.

Terkait dengan kegiatan penilaian ini, ketua tim penilai menyampaikan sejumlah evaluasi hasil penilaian. “Terkait sarana dan prasarana pendukung, misalnya tempat pembuangan sampah bisa ditambah lagi jumlahnya. Aspek kesehatan lingkungan secara umum sudah baik, namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Kebersihan wastafel misalnya, bisa lebih dijaga lagi kebersihannya,” ungkap Ahyar.

Selain itu, dari aspek karakter siswa, dinilai bahwa siswa sudah berani berkomunikasi dengan kemampuan berkomunikasi yang baik. Kebiasaan cuci tangan sebelum makan juga sudah dilakukan  dengan baik oleh siswa.

Tim juri juga memberi usulan perbaikan mengenai jam deklarasi, baca buku ada inovasi baca bersama materi sama buku informasi rangkuman kesehatan.

“Kami dengar informasi yang menurut kami sangat inovatif, yakni deklarasi dengan baca buku tiap hari. Usulan kami, berikan materi deklarasi baca buku bersama-sama terkait dengan informasi kesehatan. Supaya siswa lebih luas wawasannya terkait dengan pentingnya kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari menyatakan, kegiatan lomba ini bukan sebagai perlombaan semata. Namun juga sebagai pembinaan terhadap sekolah yang dinilai layak sebagai percontohan terkait Trias UKS di Kabupaten Gresik.

“Ini bukan sekedar penilaian semata, namun sebagai bentuk pembinaan yang sangat kami butuhkan. Mengingat Kabupaten Gresik sebagai Kabupaten sehat, sudah semestinya pembinaan ini selalu kami butuhkan,” tuturnya.

Namun, lanjut Hj. Maria Ulfa Sambari, terkait dengan catatan-catatan yang menjadi perhatian dan harus diperbaiki, pihaknya akan memperbaikinya. “Perbaikan sesuai dengan catatan-catatan akan kami lakukan demi Gresik yang semakin baik,” imbuhnya.

Namun, ia juga optimis, bahwa Kabupaten Gresik akan meraih prestasi sesuai dengan apa yang diharapkan

Reporter          : iis

Editor              : Dr

Publisher        : Redaksi

Facebook Comments