by

Oramas GPPKP Sangat Menyayangkan PU Kabupaten Agam Melakukan PHO Pekerjaan Yang Belum Selesai

AGAM , Bratapos.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP) meminta secara tegas kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Agam, untuk menolak pelaksanaan serah terima hasil pekerjaan proyek pembangunan jalan Puskesmas Palembayam (Provisional Hand Over-PHO) yang sudah dilakukan oleh pihak kontraktor, jika pekerjaan proyek tidak sesuai spesifikasi atau belum rampung hingga seratus persen.

“Kalau pekerjaanya belum selesai atau tidak benar dan belum mencapi seratus persen, itu saya sangat menyayangkan kepada Dinas PU. Artinya jangan melakukan PHO sebelum semua pekerjaan tersebut diselesaikan secara benar dan sesuai spesifikasi,” ujar Ketum GPPKP Rusman Hakim kepada rekanan Media saat Komprensi Pers.

Menurut Rusman Hakim (Ketum GPPKP), jika ada pembangunan jalan yang batas waktu pengerjaannya sudah habis, namun pembangunannya belum selesai sampai seratus persen, ia berharap kepada Dinas PU agar menolak PHO yang diajukan oleh pihak kontraktor yang mengerjakan proyek jalan tersebut.

“Seperti halnya proyek pengerjaan jalan Puskesmas Palembayan di Jalan lingkar jorong palembayan Nagari Ampek Koto Palembayan yang belum lama ini selesai dikerjakan. Itu saya sarankan Dinas PU untuk menolak PHO nya. Karena saya menilai hasil pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan masih terlihat amburadul atau belum selesai,” ungkapnya.

Diungkapkannya, untuk tahun 2019 ini ia mengingatkan kepada seluruh kontraktor yang nantinya mendapatkan proyek pekerjaan pembangunan jalan, agar benar-benar dalam melaksanakan pekerjaannya tersebut. “Intinya harus sesuai dengan spesifikasi, dan dikerjakan hingga mencapai seratus persen. Saya tidak mau lagi mendengar laporan dari masyarakat tentang kualitas pembangunan jalan yang tidak baik,” terangnya.

WhatsApp Image 2019-06-25 at 19.56.22

Lebih jauh Rusman Hakim (Ketum GPPKP) menerangkan, pemerintah daerah tentunya akan merasa senang jika pihak rekanan melaksanakan pekerjaan pembangunan yang sesuai dengan hasil yang diharapkan. Sebab, dengan mendapatkan hasil pekerjaan yang baik maka pihak rekanan sudah turut serta mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Agam.

“Saya sudah komfirmasi sama pegawai Dinas Pekarjaan Umum Kabupaten Agam, jika ada pihak rekanan yang mengerjakan pekerjaan pembangunan asal-asalan ditahun ini agar untuk di blacklist saja. Jangan dikutsertakan lagi dalam lelang di tahun ini atau depan,” tegas Ketum GPPKP.

Sementara itu, asil komfirmasi lewat Whatsap kepada pegawai PU Agam yang juga Tim dari PHO menjawab, Maaf Pak, setelah saya baca berita tadi, setahu saya jalan yg ditinggalkan sepanjang 5 m tersebut memang sengaja ditinggalkan, sebab bersamaan dengan waktu pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut sedang dilakukan pula pembangunan puskesmas dan jalan itu merupakan tempat keluar masuk kendaraan pembawa material proyek pembangunan puskesmas. Maka apabila tetap dicor jalan tersebut tentu saat itu akan sia2 jg karena terus dilalui kendaraan proyek dan pasti akan rusak jg. Untuk itu, diambil kesepakatan bahwa yg 5 meter tadi digeser ke bawah. Mengenai volume pekerjaan, semua telah dituangkan dalam final quantity.

Kemudian jalan yg sengaja ditinggalkan tadi sebenarnya pihak terkait bersama jorong telah bernegosiasi dengan kontraktor pembangunan puskesmas, bahwa setelah selesai pembangunan puskesmas akan dicor oleh kontraktor puskesmas,” Ungkapnya.

Iya Pak, saya cm mewakili dinas PU, karna saat itu saya sebagai anggota tim PHO. Mengenai perbaikan jalan yg tinggal 5m tersebut merupakan tanggung jawab kontraktor dari dinas kesehatan, bukan dari PU. Coba ditanya ke jorong atau nagari Pak, kalau saya kurang tau, sebab saya hanya tim PHO.

Mengenai kesepakatan perbaikan tersebut saya sempat mendengar bahwa sudah ada kesepakatan dengan kontraktor puskesmas. Tertulis atau tidak, saya saat itu tidak melihat. Oke, Pak. Saya harap ini hanya sharing kita saja, karna cm itu info yg bisa saya beri.

Dan saya sebagai pegawai PU sebisa mungkin memberikan keterangan sepanjang pengetahuan saya. Ada baiknya jg diklarifikasi ke dinas kesehatan ya Pak, karena pembangunan dilakukan bukan oleh satu instansi saja. Dan saya rasa kalau pekerjaan jalan tersebut mengenai volume telah kami ukur sewaktu serah terima pekerjaan dan datanya tertuang dalam final quantity.

Terima kasih Pak,” Ungkapannya kepada Ketum GPPKP Rusman Hakim saat melakukan komfirmasi melalui Whatsap.

Tidak itu juga pihak rekanan dari CV. Multri Datra Perkasa juga ikut komentar pada halaman beranda Facebook Rusman Hakim atas postinggan nya tetang Perbaikan jalan puskesmas yang belum beres tersebut.

Ini Jawaban daru rekanan atau Dirut Bapak Mudrika Datra dr CV. Mitra Dalta Perkasa atas berita atau postinggan di mensos tersebut.

Mantap Pak Rusman Hakim terima kasih atas MEDSOS nya. Namun mari kita lihat permasalahan yang ada di lapangan.

Sebenarnya jalan itu kan udah di PHO berarti sudah selesai baik dalam segala hal. Tapi jalan itu di pakai oleh PROYEK PUSKESMAS YANG MANA MELEWATI BADAN JALAN ITU. JADI SEHARUSNYA PROYEK YANG MENGERJAKAN PUSKESMAS HARUS TAU KONDISI JALAN YANG BARU DI BUAT SAMPAI HABIS MASA PENGERASANNYA. KALAU  MASALAH PERUSAHAAN KALAU PEKERJAAN NYA TIDAK SELESAI SAMA SEKALI  DIKERJAKAN / LARI DALAM TANGGUNG JAWAB SILAHKAN DI TINDAK . JADI COBA LAH PAK RUSMAN HAKIN telusuri betul dan tanyakan ke masyarakat . BAGAI MANA CERITA SEBENARNYA. KARNA DALAM PELAKSANAAN ADA KESEPAKATAN MASYARAKAT KITA DI SANA AWAL NYA PEKERJAAN DI MULAI. JADI KALAU PEKERJAAN INI KURANG KUBIK KASINYA  SAYA YAKIN DINAS P.U TAKKAN MAU PHO KAN PEKERJAAN INI.


PERTANYAANNYA.

JALAN YANG BARU SIAP DIKERJAKAN ( RABAT BETON ) KAPAN LAYAKNYA DITEMPUH SETELAH SELESAI DIKERJAKAN.

KALAU ADA YANG MELEWATI JALAN ITU DENGAN MUATAN YANG BERAT . MAKA JALAN ITU AKAN HANCUR LAGI.

PADAHAL DISANA ADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN PUSKESMAS.

UNTUK MENCAPAI LOKASI PEKERJAAN PEMBANGUNAN PUSKESMAS MELEWATI BADAN JALAN ITU.

GIMANA KIRA2

MUDAH2AN SAMA MEMAHAMI.

TQ

Ketum GPPKP juga merespon atas komen rekanan pengerjaan proyek jalan puskesmas palembayan tersebut, Terimakasih sudah merespon publikasi di media sosial ini (Mensos) Bpk Mudrika Datra sebagai rekanan CV. Multi Datra Perkasa dalam pengerjaan Perbaikan Jalan Puskesmas Palembayan. Kami sebagai masyarakat Awam utk kontrol sosial demi kepentinggan orang banyak ini tidak mengetahui prolem detilnya pengerjaan jalan tersebut yg mana terlihat “Nyata atau Fakta” di lapanggan kami temui sebagian jalan belum selesai di kerjakan oleh rekanan proyek pengerjaan itu, padahal sudah di PHO menurut keteranggan.

Entah itu tanggung jawab dr CV. Multi Datra Perkasa atau Pihak Puskesmas tentunya kami sebagai masyarakat setempat tidak memahami hal seperti itu (Lempar bola sembunyi tanggan), yg jelas saya sebagai Aktivis Pemuda/Ketum GPPKP di Kec.Palembayan yg mewakili suara masyarakat banyak Khusunya Nagari Ampek koto Palembayan sangat berharap pihak2 terkait bertanggung jawab menyelesaikan PERBAIKAN JALAN PUSKESMAS itu karna dampak dari kerusakan dan tidak selesainya pengerjaan jalan itu sangat jelas akan menganggu lajunya kendaraan Ambulan Puskesmas dan kendaran Umum saat melewati akses jalan tersebut.

WhatsApp Image 2019-06-25 at 19.56.24

Ketum GPPKP Rusman Hakim dan juga aktivis Pemuda Palembayan berharap semoga harapan kami bisa di pertanggung jawabkan oleh rekan-rekan, karna anggaran negara yg sudah di kuncurkan untk perbaikan jalan tersebut dapat mempasilitasi akses jalan masyarakat dengan baik.

Reporter : zaherman

Editor : zai

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA