Gelar Sosialisasi Fidusia Kecamatan Kelapa Dua Di Hotel Yasmin Binong Curug

by
WhatsApp Image 2019-06-24 at 09.41.30

Tangerang, Bratapos.com – Gelar Sosilasi Fidusia yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkumham Provinsi Banten dilakukan di Hotel Yasmin. Jumat (21/06/2019) dihadiri oleh Sri Astuty Pane. SH. Kanwil Kemenkumham Provinsi Banten. Ajat Sudrajat, kasi Satpol PP Kecamatan Kelapa Dua. Dan para tokoh masyarakat Kecamatan Kelapa Dua

Seperti diketahui maraknya kejadian ditengah masyarakat saat ini, tentang masalah pembelian barang dengan cara kredit dimana lembaga pembiyaan keuangan atau biasa disebut Finace yang sering menggunakan orang ketiga yaitu Debt Colector ( mata elang) yang sering melakukan eksekusi terhadap Debitur (masyarakat ) yang dinilai terlambat pembayaraanya, sehingga ada satu pihak (debitur) yang merasa dirugikan.

Sri Astuty Pane.SH, sebagai narasumber diacara ini, mengatakan, Apakah Fidusia itu?.

Menurut UU RI No. 42 tahun 1999 (42/1999) Tentang Jaminan Fidusia, yang dimaksud dengan Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan atas suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

” Saat ini bemunculannya lembaga pembiayaan (finance), dan bank yang menyelenggarakan leasing perlu dicermati oleh para krediturnya. Lembaga pembiayaan dan bank ini pada umumnya menggunakan tata cara perjanjian yang mengikutkan jaminan fidusia bagi objek benda jaminan fidusia,” tuturnya.

WhatsApp Image 2019-06-24 at 09.41.34

Ditambahkan, bahwa Konsep dasar dari jaminan fidusia tersebut adalah: mobil yang dibeli oleh debitur tersebut “diserahkan kepemilikannya” kepada multifinance. Dengan diserahkannya kepemilikan atas mobil CR-V hitam tersebut, maka debitur hanya bertindak selaku peminjam pakai.

Oleh pihak multifinance, penyerahan kepemilikan tersebut di tuangkan dalam akta Jaminan Fidusia (dengan menggunakan kuasa untuk memfidusiakan), dan selanjutnya di daftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia dimana Andi berdomisili.

Setelah terbit sertifikat Jaminan fidusia, maka selama Andi tidak dapat melunasi kewajiban angsurannya, maka pihak multifinance berhak untuk sewaktu-waktu menarik mobil tersebut dari tangan Andi.

“Penarikan” mobil seperti yang dialami oleh para debitur tersebut sering sekali terjadi di dalam praktek.

Karena hal tersebut seringnya memberikan dampak negative berupa bantahan, ataupun perlawanan di lapangan, maka untuk bisa mengamankan pelaksanaan eksekusi jaminan Fidusia, POLRI menerbitkan Peraturan Kapolri No. 8 tahun 2011 yang berlaku sejak 22 Juni 2011. Hal ini juga pernah dibahas pada hukumonline di link ini.

Dan mengacu pada Peraturan Kapolri No. 8 tahun 2011 yang

tujuannya untuk menyelenggarakan pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia secara aman, tertib, lancar, dan dapat di pertanggung jawabkan untuk melindungi keselamatan Penerima Jaminan Fidusia, Pemberi Jaminan Fidusia, dan/ atau masyarakat dari perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian harta benda dan/ atau keselamatan jiwa.

Semantera Kasi Satpol PP Kecamatan Kelapa Dua Ajat Sudrajat mengatakan sosialisasi ini sangat bagus untuk diketahui dimana dapat mencerdaskan masyarakat, dan dirinya hadir diacara ini mewakili Camat Kelapa Dua ( Dadan Gandana) yang saat ini sedang ada kegiatan bersama Bupati Tangerang.

” mudah mudahan usai acara ini masyarakat kita, khususnya warga kecamatan Kelapa Dua, sekarang bisa dapat mengerti apa itu arti Fidusia” ucapnya.

Reporter              : FAT/Sol

Editor                  : Dr

Publisher             : Redaksi

Facebook Comments