Pemkot Padangsidimpuan Serius Untuk Memindahkan TPA Batubola

0
37

PADANG, Bratapos.com – Dalam lawatan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Komisi D ke kota Padang sidimpuan, kemarin juga menyoroti tentang permasalahan sampah yang mana selalu menjadi isu penting dari waktu ke waktu(13/6)Kamis.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan menunjukkan keseriusan dalam menangani permasalahan sampah. Hal itu di terlihat saat Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH expose dihadapan ketua Komisi D dan para rombongan, mengenai Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Walikota Irsan menyampaikan bahwa semenjak Kota Padangsidimpuan didirikan, Batu Bola memang tidak pernah ditetapkan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun kenyataannya disanalah tempat membuang sampah saat ini.

“Sejak tahun 2001 silam kota Padangsidimpuan berdiri hingga sekarang belum juga mempunyai TPA. Saya enggan menyalahkan siapapun, dan saya menganggap ini adalah tanggungjawab saya dengan Pak Arwin untuk menyelesaikan permasalahan tersebut”, kata Irsan.

“Tahun ini kita sudah tampung anggaran untuk pengadaan lahan TPA seluas 10 Hektare. Insya Allah hingga akhir tahun lahannya tersedia, kita akan pindahkan TPA dari Batu Bola ketempat baru. Meski TPA akan dipindahkan ke lokasi baru, TPA Batu Bola yang ditinggalkan tetap merupakan bagian dari tanggungjawab kami”, paparnya.

Mendengar paparan dari Walikota Irsan Efendi, Sutrisno Pangaribuan Ketua Komisi D beserta Sekretarisnya Burhanuddin Siregar yang mana salahsatunya membidangi Lingkungan Hidup DPRD Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi pemikiran yang akan dituangkan Walikota, sebagai Walikota baru mempunyai concern untuk menyelesaikan permasalahan sampah di kota Padangsidimpuan.

Burhanuddin Siregar juga meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan hidup kota Padangsidimpuan agar memikirkan untuk penampungan sampah sementara bahan berbahaya dan beracun atau biasa disebut limbah B3 dan juga merekomendasikan kepada pengepul di Padangsidimpuan supaya kita betul – betul terkoneksi, mungkin nantinya bisa dioper Cileungsi Bogor sebagai pusat pengelolahan limbah B3.

Reporter : Iwansumadi

Editor : Dr

Publisher : Redaksi

Facebook Comments