Sidang Pertama MK, Pedagang dan Abang Becak Di Madina Tolak Aksi Berpotensi Rusuh

by
IMG-20190613-WA0203

Madina , Bratapos.com – Menjelang sidang gugatan pertama Hasil Pemilihan Umum pemilihan Presiden tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tertanggal 14 Juni 2019 mendatang.

Sejumlah para pedagang dan abang becak di Mandailing Natal, Sumatera Utara, sepakat menolak aksi yang berpotensi rusuh saat sidang MK pertama digelar nantinya.

Muhammad Ibarahim, perwakilan sejumlah abang becak memaparkan penolakan dan tidak mengikuti jika ada rangkaian aksi-aksi yang berpotensi pada kerusuhan saat berjalannya proses persidangan di MK.

IMG-20190613-WA0204

Karena akan menimbulkan kerugian kepada sejumlah abang becak dan para pedagang yang notabenya sebagian besar masyarakat kecil

Dimana nantinya kami yang masyarakat kecil ini, penghasilannya yang berada di sejumlah lokasi akan berkurang, bahkan pelanggan kami tidak ada pada saat ada aksi potensi kerusuhan. Jelas Ibrahim.

Dalam hal ini, diharapkan kepada masyarakat kecil agar tidak terpengaruh dengan segala bentuk konten negatif yang mengarah pada provokasi maupun berita bohong di seluruh lini sosial media dalam menyikapi sidang MK.

Sementara di tempat terpisah, Khairun Nisah lubis salah satu pedagang mengatakan terkait isu adanya aksi-aksi yang menimbulkan kerisuhan, tidak terjadi seperti kerusuhan pada tahun 1998.

Semoga masyarakat bisa menyaring semua hasil dan keputusan MK hingga sampai dengan keputusan MK nantinya. Uangkapnya.

Reporter : FS

Editor : dr

Facebook Comments