by

Polres Gresik Gelar Apel Pengamanan Sidang PHPU

GRESIK, BrataPos.com – Jelang dilaksanakannya Sidang Perselisihan hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Jakarta. Polres Gresik laksanakan apel persiapan pengamanan. Apel ini sekaligus sebagai konsolidasi operasi ketupat tahun 2019 yang sudah berlangsung selama Idul Fitri. Kegiatan apel ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gresik, Kamis (13/6/2019).

Dalam kegiatan apel ini Polres Gresik mengikutsertakan beberapa pasukan dari jajaran TNI 0817 Gresik, Dinas Perhubungan Gresik, Satpol PP Gresik, PMK Gresik, Orari Gresik dan Pramuka Saka Bhayangkara Gresik yang terlibat dalam operasi ketupat dan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum.

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Bintoro, Bupati Gresik Dr. Sambari halim Radianto, dan Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko secara bersama-sama memimpin apel gelar pasukan tersebut.

“Kami bangga Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru sukses. Hal ini ditandai dengan lancarnya arus mudik dan arus balik di Wilayah Jatim”, ungkapnya.

DSC_0176

Kapolres mengakui, masih ada beberapa titik terjadi kepadatan lalu lintas. Berkat kerjasama dari beberapa pihak yang membantu Kepolisian dalam Operasi Ketupat Semeru 2019. Semua permasalahan dapat teratasi dengan baik. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan seperti tahun lalu.

Masih menurut Kapolres, angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik lebaran tahun ini menurun hingga 54%. Indikator ini merupakan keberhasilan pelaksanaan operasi ketupat semeru 2019.

“Selain sebagai konsolidasi pasca pelaksanaan ops ketupas semeru tahun 2019. Apel kali ini dalam rangka persiapan menghadapi sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Hal ini penting, untuk stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBNAS)”. Tandas Kapolres.

Pada kesempatan itu, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto juga memberikan beberapa penghargaan kepada beberapa orang yang telah berjasa membantu Polres Gresik dalam operasi ketupat semeru 2019. Mereka adalah Danramil Driyorejo serta beberapa personilnya yang telah berjasa membantu saat terjadi laka lantas di wilayah tersebut. Penghargaan juga diberikan kepada pihak Kodim 0817 Gresik, ORARI Gresik, Rapi Gresik, Pramuka Saka Bhayangkari Gresik serta beberapa organisasi lain.

Sementara dalam rangka pengamanan PHPU, Polda Jatim telah menyiapkan personel sebanyak 6.331 dan dibantu oleh TNI sebanyak 2.980 personel. Adapun sasaran giat pengamanan adalah KPU, Bawaslu, Gudang Logistik dan Obyek Vital yang beraaaada di Jatim dengan melaksanakan kegiatan preemtif, preventif dan represif yang didukung oleh kegiatan intelejen.

Reporter      : Fz

Editor           : Nr

Publisher     : Redaksi

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA