Ulama & Tomas Malang Serukan Damai Sikapi Konstelasi Politik Jelang Sidang MK

0
123

Malang , Bratapos.com  Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Jakarta 21-22 Mei 2019 lalu menyisakan duka. Jatuhnya beberapa korban menjadi traumatic bagi masyarakat. Pergeseran politik menjelang sidang Mahkamah Konstitusi membuat tokoh masyarakat dan tokoh agama membunyikan alaram kedamaian. Ajakan damai tak henti hentinya disuarakan mereka yang tak ingin negri ini rusuh.

Haji Mustain takmir Masjid Baiturohman Desa Ternyang Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang sangat getol mengampanyekan seruan damai. Bahkan Mustain menyesalkan dan mengutuk keras kerusuhan di Jakarta.

H.Sholihin.Md Komisi dakwa MUI Bululawang / foto ard
H.Sholihin.Md Komisi dakwa MUI Bululawang / foto ard

Apalagi kerusuhan itu akhirnya menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Aksi demontrasi yang berujung kerusuhan itu bisa menjadi bibit perpecahan.

“Harus kita jaga bersama demokrasi yang sudah ada ini.Sudah ada jalur hukumnya sendiri, jangan gunakan kekerasan untuk mencapai tujuan pribadi maupun golongan,” tegas Mustain.

Moh Husen Dai Kamtibmas
Moh Husen Dai Kamtibmas

Kecaman kerusuhan dan ajakan damai juga datang dari beberapa tokoh masyarakat dan Ulama kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Salah satunya adalah Solihin,MD komisi dakwah MUI Bululawang. Pihaknya sangat menentang aksi kekerasan dan menolak aksi kerusuhan. Ia tak henti hentinya mengajak masyarakat untuk menjaga ketentraman dan kedamaian.

Sama halnya yang dilakukan Da’i Kamtibmas Kecamatan Bululawang mohammmad Husain. Pria yang punya dedikasi tinggi dalam hal ajakan damai ini setali tiga uang. Ia tak ingin wilayahnya terjadi kerusuhan akibat berita hoax dan provokasi.

“Kami mengajak segenap lapisan masyarakat untuk berbuat kebaikan, menghindari pertikaian. Mendukung Polri dan TNI untuk menindak tegas pelaku kerusuhan dan anarkisme,” serunya.

Reporter : Ard

Editor : dr

Facebook Comments