Rel Ganda Jalur Selatan Hampir Rampung

by
P_20190603_061212_1

Kereta api sekarang telah menjadi transportasi pilihan utama masyarakat untuk bepergian. Selain cepat dan tidak macet, kereta api juga memiliki berbagai fasilitas yang membuat para penumpang menjadi nyaman, semua itu berkat kerja keras PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tak hanya pelayanan dari dalam gerbong, PT KAI juga memberikan pelayanan penambahan rangkaian kereta api terlebih disaat musim mudik tiba, hal ini dapat memberikan kemudahan bagi para penumpang yang telah kehabisan tiket.

Seiring dengan adanya penambahan rangkaian kereta, PT KAI bersama pemerintahan telah melakukan kerja sama untuk membangun proyek jalur ganda agar perjalanan kereta api menjadi semakin lebih cepat dan tidak ada penumpukan kereta api saat penambahan rangkaian dilakukan.

Pertama, proyek ini dimulai pada tahun 2016 dan akan segera rampung pada tahun 2020 untuk rel ganda pada jalur selatan, proyek ini dikerjakan mulai dari Purwokerto-Kroya dengan panjang lintasan kurang lebih 27 km dengan  membangun dua terowongan di area Notog dan Kebasen, untuk jalur ganda Purwokerto-Kroya sudah bisa dilewati oleh kereta api.

Kedua, berlanjut pada jalur Kroya-Kutoarjo dengan panjang lintasan kurang lebih 76 km dengan membangun satu terowongan yang berada dekat dengan stasiun Ijo, proyek ini masih berjalan dan sampai sekarang jalur ganda petak Kroya-Kutoarjo baru 70% jadi, sisanya masih terdapat pembangunan terowongan Ijo sepanjang 800 m dan pengerukan bukit yang belum selesai. Rencananya jalur ganda ini akan segera dioperasikan kurang lebih pada akhir tahun 2019.

Ketiga, Pada jalur ganda berikutnya untuk petak Kutoarjo-Solo Balapan sudah bisa dilalui kereta api dan petak ini sudah beroperasi sejak tahun 2007, panjang lintasannya kurang lebih 123 km dan melewati pusat kota Yogyakarta. Lalu terdapat pembangunan jalur ganda kembali pada petak Solo Balapan-Madiun dengan panjang lintasan kurang lebih 108 km, proyek ini pembangunannya telah rampung 70% dan dan sebagian petak juga sudah dapat dilalui kereta api yaitu Palur-Kedungbanteng, sisanya tinggal menunggu proses pembangunan jembatan kereta api dan pengerukan bukit selesai.

Keempat, Proyek ganda ini masih berlanjut dan hingga saat ini masih sampai Jombang, untuk petak Madiun-Jombang memiliki panjang lintasan kurang lebih 84 km, sampai sekarang proyek ini telah rampung 70% dan masih melakukan pembangunan jembatan besar kali Brantas yang tepat berada di sebelah timur stasiun Kertosono. Pembangunan jembatan kereta api di kali Brantas juga memakan waktu lama, rencananya akan dibangun empat rel kereta api sekaligus karena tepat di sebelah timur jembatan kali Brantas terdapat percabangan yang masing-masing juga akan dibangun jalur ganda yaitu Kertosono yang mengarah ke Jombang dan Kertosono yang mengarah ke Kediri. Jadi rencananya akan dibangun dua jembatan di kali Brantas dengan masing-masing jembatan memiliki dua rel kereta api. Pada proyek jalur ganda Madiun-Jombang sebagian petak juga sudah beroperasi yaitu Nganjuk-Baron dan sisanya menunggu proses pengerukan bukit di Wilangan dan pembangunan jembatan selesai.

Saat ini proyek rel ganda jalur selatan hanya sampai Jombang, rencananya PT KAI juga membangun proyek jalur ganda untuk Jombang-Wonokromo setelah proyek jalur selatan Purwokerto-Kutoarjo dan Solo Balapan-Jombang selesai 100%. Dengan adanya jalur ganda ini dapat memudahkan perjalanan kereta api khususnya tidak menimbulkan penumpukan kereta api dan meminimalisasi terjadinya silang susul kereta api, tujuan lain dari adanya proyek jalur ganda adalah untuk mengurangi tingkat kecelakaan kereta api yang sering terjadi pada rel satu jalur, seperti kejadian tabrakan antara dua kereta api di Bintaro.

Proyek jalur ganda juga dapat memperlancar perjalanan kereta, misalnya ada kereta api yang sedang mengalami gangguan di lintas jalur ganda, maka kereta api yang akan lewat dapat dialihkan di jalur sebelahnya, hal ini juga dapat memberikan kepraktisan dalam perjalanan kereta api dan bahan bakar lokomotif. Jadi kereta api tidak perlu memutar pada lintas lainnya, karena dapat memakan waktu lama dan menghabiskan bahan bakar lokomotif.

Disaat proses pembangunan proyek jalur ganda pasti tidak terlepas dari hasil yang memuaskan dan adanya kendala dalam pembangunan, hasilnya adalah bagi para penumpang yang akan menaiki kereta api akan diberikan pelayanan yang terbaik oleh PT KAI seperti perjalanan yang semakin lebih cepat menuju tujuan, jadi PT KAI di bidang operasi akan mengurangi terjadinya silang susul kereta api yang terkadang memakan waktu beberapa menit.

 Namun PT KAI juga memiliki kendala pada proyek ini, seperti terhambatnya pembebasan lahan karena masih banyak warga yang tinggal di sekitar lintasan rel kereta api. Oleh sebab itu, PT KAI bersama pemerintahan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutama yang tinggal di tanah milik PT KAI. Nantinya masyarakat akan diberikan fasilitas yang layak dan kebutuhan yang tercukupi. Jika sudah ada kesepakatan kedua belah pihak dan masyarakat telah menerima pembebasan lahan, maka proyek jalur ganda dapat segera dilakukan guna memperlancar perjalanan kereta api.

Penulis : Aufa Nafis Hibatulloh (Mhs Univ. Muhammadiyah Sidoarjo)

Facebook Comments