by

Pasar Lenteng Mangkrak, Sejumlah Mahasiswa Demo DPRD Sumenep

Sumenep , Bratapos.com- Kantor DPRD Kabupaten Sumenep di Demo Sejumlah Aktivis Mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Mereka menuntut DPRD Sumenep tidak diam melihat mangkraknya pasar lenteng.Selasa (28/05/2019)

Ketua DPC GMNI Sumenep Maskiyatun mengatakan bahawa, pihaknya mendatangi gedung DPRD hanya ingin menemui wakil kami dan ingin menyampaikan aspirasinya.

“Kami datang kesini untuk menemui wakil kami, tapi nyatanya semua anggota tidak ada,” kata Maskiyatun.

Tuntutan Mahasiswa tersebut tak lain hanya ingin para anggota DPRD setempat agar secepatnya mendesak Disperindag supaya pembangunan pasar lenteng segera dilanjutkan.

“Kami minta kepada DPRD agar secepatnya mendesak Disperindag segera melanjutkan pembangunan renovasi Pasar Lenteng dengan cara apapun,” teriak Maskiyatun.

Para mahasiswa meminta agar DPRD Sumenep melakukan kontroling dan tidak diam dalam persoalan ini agar para pedagang tidak jadi korban dalam proyek ini.

“Semenjak direnovasinya Pasar Lenteng yang sampai saat ini belum selesai, pendapatan pedagang semakin menurun dan banyak yang rugi,” terang dia.

Setelah berorasi cukup lama, mereka ditemui oleh Kepala Humas dan Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep, Siswahyudi Bintoro. Saat itu disampaikan jika saat ini sedang tidak ada Anggota Dewan yang masuk kantor. Sesuai agenda kata dia, semua wakil rakyat di gedung parlemen sedang melaksanakan kunker ke luar kota.

“Sekarang anggota dewan tidak ada, kalau mau ketemu, silahkan jadwalkan lagi,” kata Bintoro kepada peserta demo.

Namun, sanggahan yang disampaikan Bintoro menyebabkan amarah mahasiswa berjaket warna merah itu semakin menjadi. Mereka menilai jika ucapan tersebut merupakan alibi belaka. Sebab, saat itu Bintoro tidak menunjukan surat tugas perjalanan Anggota Dewan. “Tunjukkan surat tugas jika anggota dean benar-benar melalukan agenda kedewanan ke luar kota,” teriak salah satu orator.

Bahkan, mahasiwa memilih tetap bertahan didepan kantor dewan meski dalam kondisi rintik-rintik. Sementara sejumlah personel kepolisian yang melakukan pengamanan sempat memilih berteduh.

Ditengah “lengahnya” pengamanan, mahasiwa mencoba masuk ke kantor DPRD Sumenep dengan cara mendorong pintu pagar. Namun, upaya tersebut bisa dihalau oleh petugas keamanan, yang terdiri dari petugas dari Satpol PP dan Kepolisian Polres Sumenep.

“Satu komando, satu tujuan, Satu Komando, Satu Tujuan,” teriak mahasisa sambil mendorong pintu pagar Kantor DPRD Sumenep itu.

Tidak berselang beberapa lama kemduian, mereka membubarkan diri dengan tertib.

Reporter : sabit/zr

Editor : dr

REKOMENDASI UNTUK ANDA