PERKERJAAN DIDUGA KONG — KALINGKONG” LSM PUN ANGKAT BICARA”

by
IMG-20190519-WA0131

Agam Sumbar , Bratapos.com – Proyek SANIMAS merupakan batuan luar Negeri (sanitasi berbasis masyarakat) diawasi oleh Fasilitator yang telah di SK kan oleh Dinas Perkim. di pertanyakan pubilik ‘Pasalnya berapa proyek tersebut banyak menjadikan tanda tanya bagi PUBILIK Dikarenakan pelaksaanaannya seperti mempergunakan dana bertuan pribadi yang sehakan tidak mengandung resiko.

Penyelesaian pekerjaan selalu tidak tepat waktu..Pembelian material seperti di arahkan oleh oknum dinas terkait. Yang terjadi pelaksana di lapangan merasa tertekan dengan kondisi tersebut. Dan memnbuat ketidaknyaman bagi KSM. Yang paling mencolok pada saat ini pembelian tutup ( MENHOLE IPAL) yang di beli lansung oleh PPK Hardoni ke pulau Jawa,padahal kami selaku KSM tahu bahwa tutup MENHOLE IPAL barang pabrikan, dan kamipun bisa membelinya sesuai “JUKNIS”

Tambah nya ada apa PPK Dinas PU Perkim ? Apakah dan Atau mungkin sengaja tuk mendapatkan komisi yang lebih besar, patut di duga Ada sejenis kong — kalingkong dalam hal ini ,Semua itu disampaikan salah seorang Anggota kelompok KSM penerima ” SANIMAS ” 2018 yang minta tidak menyebutkan namanya.

Disisi pengawasan Ada indikasi keberpihakan untuk mendudukkan Fasilitator yang kami duga kurang tepat , dalam artian tidak ikut verifikasi namun dengan cara lain di lakukan sehingga bisa dilegalkannya.Juga menimbulkan polemik dibidangnya. Imbuhnya lagi

Informasi lain dan hasil investigasi yang kita rangkum adanya pekerjaan 2017 yang belum selesai namun di resmikan oleh pemerintah daerah.ada apa hal seperti itu terjadi, (Sanimas Agam Timur) Red.

Sementara itu ‘ berberapa lembaga ‘ Sudaya masyrakat ( LSM ) buat sementara belum mawu dipubilikasikan nama lembaganya mengatakan’ kami akan melakukan invintigasi kelapangan secepatnya ‘ kalau ada terindikasi merugikan uang negara kami akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum ‘

Dan menyurati Bupati Agam agar dilakukan pembenahan (Mutasi) dan juga diminta jajaran penegak hukum Agam melakukan penyelidikan terhadap Proyek Pamsimas yang di duga ada mengandung memperkaya diri sendiri melalui kebijakan-kebijakan. “Ucapnya Sahat di konfirmasi oleh awak media bratapos com’ minggu 19/5–2019

Ketika di konfirmasi kabid kawasan pemukinan Hardoni ST Oleh AwaK Media ,bratapos com, melaluai (WhsApp) nya, Jumad 17 / 5 -2019 kira–kira 11-00 wib ,,Namun ironisnya ‘ Hardoni ST’ di duga Sengaja tak menjawab sampai brita ini naik tayang namunironisnya lagi WhsAtpp Awak media ini pun di blox, alias ( di bloxkir )

Sahat di konfirmasi kadis PERKIM melaluai ( WhsApp ) minggu 19/5–2019 pukul 12-00 wib mengatakan

Kegiatan SANIMAS IDB ( bantuan islam development BANK ) tahun 2019 di lasanakan pada tiga (3) lokasi di kecamatan , Banuhampa,di padang tinggi, batu itam bengkaweh, nagari ladang laweh

Pengangkatan dan pembayaran gaji ,fasilistator yang di tetapkan oleh satker provinsi

Pengunaan MENHOLE IPAL sesuai dengan perencanaan yang di susun KSM ( karena seluruh dana pembangunan sanitasi berada di rekening BANK KSM ) penetuan penyedian ‘ MENHOLN’ merupakan keputusan dari KSM dan untuk pengadaan MENHOLN Dinas perkim anya memastikan spesifik barang sesuai dengan standar ( sesuai ketentua)

Kata kadis lagi ‘ Saya tidak tawu menawu dengan pengadaan di KSM karena saya tidak mengurisi itu, dan pada intinya pengaturan pengadaan , operasional kegiatan seluruhnya, ada di KSM yang mengelola ke uangan secara mandiri, (ujar kadis perkim)

Reporter : man

Editor : zai

Facebook Comments