Polisi Cegah Aksi Konvoi Usai Corat Coret Seragam Sekolah

0
35

SITUBONDO, Bratapos.com – “Mengotori” seragam putih abu abu mereka sepertinya sudah menjadi kata wajib bagi anak anak SMA begitu tau dirinya telah lulus. Tak jauh beda dengan apa yang dilakukan sejumlah siswa dari berbagai sekolah menengah atas di kabupaten Sirubondo paska pengumuman kelulusan serentak, hari ini Senen (13/05/2019).

Para siswa itu terlihat antusias merayakan kelulusan dengan aksi corat coretnya. Yang memprihatinkan para siswa yang dinyatakan lulus itu memenuhi ruas jalan raya tertentu disudut sudut kota bergerombol dengan membawa motor sambil meraung raungkan motornya. Karuan saja suara bising yang keluar dari knalpot motor mereka mengganggu pengguna jalan lain.

Pantauan Brata Pos mereka para siswa itu bergerombol membentuk kelompok kelompok dan sebagian dari mereka memenuhi badan jalan satu arah di depan masjid Al Abror Situbondo. Aksi corat coret yang dilakukan sempat mengganggu arus lalin disekitar area tersebut, karena banyak dari mereka mencoret baju di bahu jalan meluber hampir kesemua bagian tengah badan jalan.

Mengetahui hal itu dan berdasarkan laporan masyarakat utamanya pengguna jalan, Kepolisian Resort Situbondo dari Satlantas bersama Satpoll PP bergerak menuju lokasi tempat melakukan aksi corat coret baju seragam untuk menindak kegiatan tersebut.

Tau ada aparat yang datang sebagian besar dari mereka lari semburat tak tentu arah menghindari kejaran aparat Kepolisian dan Satpol PP.

Dihadapan awak media Kapolres Sirubondo, AKBP Awan Hariono, mengatakan jika pihaknya mendapat laporan masyarakat terkait AKSI para siswa yang baru dinyatakan lulus itu.

” Kami mendapat laporan dari masyarakat banyak siswa bergerombol di alun alun depan pendopo dan didepan masjid Al Abror melakukan aksi corat coret baju dibadan jalan mengganggu arus lalin, “ujar Kapolres.

Pihak Kepolisian kata Kapolres dalam hal ini melakukan tindakan persuasif. Namun jika ada pelanggaran, menurut Kapolres pasti akan ditindak sesuai dengan pelanggarannya.

” Kami mendatangi mereka dan kami juga sampaikan bahwa apa yang mereka lakukan sangatlah tidak ada mamfaatnya, ” kata Kapolres..

Lebih lanjut Kapolres mengatakan tindakan yang dilakukan ini juga sebagai langkah antisipasi adanya balapan liar dan karenanya kalau dibiarkan dikawatirkan menimbulkan adanya korban.

” Jadi sebelum terjadi sesuatu kami berupaya menghalau dan membubarkan aksi corat coret baju tersebut, agar mereka tidak melakukan balapan liar, ” tuturnya.

Dari pantauan Brata Post sampai sore hari aksi euforia itu berjalan kondusif tidak ada insiden yang merugikan siswa itu sendiri baik fisik maupum materi.

Reporter              : Afree

Editor                    : Nr

Publisher               : Redaksi

 

 

Facebook Comments