Ambon Keluar Masuk Penjara, Dituntut 1.6 Tahun

0
45

GRESIK, BrataPos.com – Sandi Ahmat, alias Ambon Residivis maling hp kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Rabu, (15/5/2019) sore.

Pemuda 26 tahun itu diketahui tiga kali masuk bui. Kasusnya sama mencuri hp. Ambon yang bekerja sebagai penjaga warung di Desa Dahanrejo, hanya bisa pasrah ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alivin N Wanda membacakan berkas tuntutannya.

Disebutkan dalam berkas tuntutannya, bahwa warga Desa Fatilo, Rt.01 Rw.04 Kecamatan Ayotupas, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana pencurian dan memberatkan sesuai dengan pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP.

“Menuntut terdakwa Sandi Ahmat, alias Ambon dengan pidana 1 tahun 6 bulan penjara,” ucap Alivin dihadapan ketua majelis hakim Putu Gede Hariadi.

WhatsApp Image 2019-05-15 at 16.13.24

Alivin menganggap, terdakwa pantas menerima tuntutan 1 tahun 6 bulan. Karena terdakwa seorang residivis curi hp. Terdakwa sudah 3 kali masuk penjara.

Akibat perbuatan terdakwa, korban Sugiono mengalami kerugian jutaan rupiah. Meski demikian, Alivin menilai selama ini terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya.

Majelis Hakim Putu Gede Hariadi yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan pekan depan. Putu lalu mengetuk palu tanda selesainya persidangan.

Dengan mengenakan rompi berwarna merah, terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas menuju ruang tahanan.

Perlu diketahui, Ambon curi hp merek oppo f5 di rumah korban Sugiono warga Dahanrejo Kebomas. Korban saat itu sedang tidur. Kejadian pada hari Kamis 24 Januari 2019 jam 09.30 Wib.

Reporter : jml
Editor      : nr
Publisher : redaksi

Facebook Comments