Akibat Anak Sakit Jiwa, Diduga Tak Mau Menyalurkan Bantuan

by
IMG-20190515-WA0091

AGAM SUMBAR, BrataPos.com – Pasca Gempatahun 2009 yang silam, yang terjadi di seluruh kota, kabupaten provinsi Sumatera Barat. Peristiwa itu penporak porandakan hampir seluruh rumah warga.

Salah satunya yang menjadi korban, Siti Afsah Rohana Kelahiran (75) yang tinggal di Tanjung Harapan Jorong Simpang Ampek Sintanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatara Barat ( SUMBAR )

Siti Afsah Rohana menyampaikan kepada Awak Media BrataPoscom ini, Selasa (14/5/2019) pukul 10.00 Wib. Ia bercerita semenjak pasca gempa 2009 yang silam, ia belum pernah mendapakan batuan dari baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, untuk rehab rumah.

“Secara daya dan upaya sudah saya coba demi buat Rehab Rumah saya. Malah saya sudah mencoba membuat proposal kekantor Baznas Agam pada tanggal 8 maret 2018. Namun ironisnya sampai sekarang belum ada titik,” terangnya sambil menetrskan air mata.

Oleh Sebab itu penuh harapan, saya pada pemerintah pusat maupun perintah daerah, agar sudi membantu kami. “Untuk membantu marenovasi Rumah saya,,ujarnya sambil mengeluh.

Terkait masalah yang di sampaikan Siti Afsah Rohania, Awak media ini mencobaba menghubungi Camat, Kecamatan Ampek Nagari, kabupaten Agam Rabu (15/5/2019) Pukul 10.00 Wib melaluai (WhsApp).

“Ibu Siti Afsah berdomisili di Lubuk Basung, sedangkan anaknya Hendri Sutrianto kelahitan 1979 adalah penderita ganguan jiwa yang tinggal sendirian di Sitanang. Hendri memiliki 1 anak dan istri yang telah meninggalkannya karena Hendri memiliki gangguan jiwa,” kata camat.

IMG-20190515-WA0073

Rumah tersebut awalnya bagus yang dibangun pada tahun 2014 oleh kakaknya yang berdomisili di Pekanbaru dan dirusak oleh Hendri. Kemudian Hendri membuat lubang seperti kuburan sebagai tempat tidurnya.

Masyarakat tidak berani kesana karena Hendri sering hanya berpakaian calana dalam dan memegang kedong/sabit.

Usulan untuk perumahan stimulan 30 /nagari untuk keluarga tidak mampu telah diajukan oleh Pemerintahan Nagari. Tetapi hasil verivikasi tim fasilitator tidak bisa diajukan, karena yang bersangkutan tidak ada yang waras menempatinya dan dikuatirkan dirusak kembali.

“Siti Afsah pernah meminta ke Walinagari untuk bantuan perumahan tapi karena KK beliau di Lubuk Basung, tidak bisa dibantu dan kondisi anaknya Hendri juga tidak memungkinkan untuk dibantu,” ujar Ibu Camat Ampek Nagari Melaluai (WhsApp).

Terkait pula masalah yang di sampaikan oleh Siti Afsah Rohana, Kepada Awak media BrataPos.com, hingga berita ini masuk kekantor Redaksi Awak media ini sudah menyapaikan informasi ini kepada Seketaris daerah (SEKDA).

Reporter : man/supradman
Editor : jas
Publisher : redaksi

Facebook Comments