Berkat Kerja Keras Putra Desa Ini, Duduk di Kursi Dewan

539

TRENGGALEK, BrataPos.com – Merintis karir politik dari bawah, mematangkan sikap politiknya. Itulah gambaran singkat Suryanto caleg PKS DPRD Trenggalek daerah pemilihan dapil tiga Panggul, Dongko dan Munjungan.

Saat sebagian caleg sibuk mengumbar janji kampanye pada Pemilu 17 April 2019. dirinya memilih untuk tak larut dalam pragmatisme.

“Bagi saya, berpolitik bukan sekedar soal berebut duduk di kursi dewan. Politik itu seni mengabdi pada masyarakat. Konsisten pada ideologi, taat hukum dan ikhlas berjuang merupakan kunci kemenangan mengalahkan pragmatisme,” kata Suryanto saat berbincang dengan wartawan BrataPos.com Sabtu (20/4/2019).

Selama masa kampanye jelang pemilihan, banyak sekali godaan untuk terseret dalam praktek politik uang. Namun dengan keyakinan penuh, dirinya berupaya untuk memberikan pendidikan politik langsung ke masyarakat.

“Money politics hanya akan melahirkan politisi korup dan pada akhirnya menyakiti hati rakyat,” tegas Suryanto pengusaha muda tersebut.

Melalui pertemuan-pertemuan kecil, dengan kelompok masyarakat di dapil 3 yang meliputi kecamatan Panggul, Dongko Munjungan ini baik itu ulama, pedagang pasar, petani tukang ojek, ibu-ibu rumah tangga hingga generasi milenial.

Ia mengajak agar warga mau menggunakan hak suara. Pertemuan langsung dengan warga, disebutnya ternyata efektif untuk menarik dukungan.

“Satu suara saja, itu sangat berarti. Menemui langsung kelompok kecil memang melelahkan. Tapi Alhamdulillah banyak orang percaya dan memilih saya,” kata caleg nomor urut 8 partai PKS ini.

Pria tambun asli putra Karangtengah Panggul Trenggalek ini menuturkan, dirinya sengaja memilih kelompok kecil untuk mengefisienkan biaya politik. Ongkos politik untuk maju dalam Pemilu 2019 yang menganut sistem proporsional terbuka sangat mahal.

“Saya yakin rakyat punya hati dan bisa didekati dengan hati. Kuncinya komunikasi yang jujur dan apa adanya ketika bertemu dengan pemilih, serta konsisten melawan pragmatisme.” tegas Suryanto.

Reporter : yanto

Editor : jas

Publisher : redaksi

Facebook Comments